Menkominfo: UU Ciptaker Menebus Kebuntuan Regulasi Penyiaran

    Siti Yona Hukmana - 06 Oktober 2020 19:55 WIB
    Menkominfo: UU Ciptaker Menebus Kebuntuan Regulasi Penyiaran
    Menkominfo Johnny G Plate meluncurkan pelatihan UMKM, Senin, 5 Oktober 2020. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: DPR sudah mengesahkan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Omnibus law itu dinilai menguntungkan bidang penyiaran.

    "UU Cipta Kerja telah menebus kebuntuan regulasi pada bidang penyiaran yang telah belasan tahun tidak terealisasi, yaitu dasar hukum migrasi penyiaran televisi dari analog ke digital," kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate dalam konferensi pers daring, Selasa, 6 Oktober 2020.

    Menurut dia, UU Ciptaker dapat memastikan tingkat waktu analog switch off (ASO). Dengan demikian, Indonesia dapat segera mengejar ketertinggalan dari negara lain dalam pemanfaatan digital dividen spektrum frekuensi di pita 700 megahertz (mhz).

    "Yang dapat digunakan untuk kepentingan pendidikan, untuk kepentingan kesehatan, dan penanganan kebencanaan, serta kepentingan digitalisasi nasional," ungkap politikus Partai NasDem itu.

    Kehadiran ASO dapat menghilangkan potensi interferensi frekuensi radio antarnegara yang berbatasan atau di wilayah perbatasan, khususnya di Asia Tenggara. Potensi ini juga muncul di wilayah yang telah sepakat untuk seluruhnya migrasi siaran televisi dari analog ke digital.

    Johnny mengungkapkan saat ini Indonesia sangat tertinggal dari negara lain di bidang siaran televisi digital. Dia menyebut hampir 90 persen negara di dunia telah menghentikan siaran televisi analog.

    "Televisi analog itu sangat boros pita frekuensi radio, energi, dan tampilan tetap. Fiturnya yang kurang optimal," ucap Johnny.
     

    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id