hoax  

Marak Hoaks Harus Dilawan dengan Kritis

Candra Yuri Nuralam - 11 Januari 2019 03:18 wib
Ilustrasi. MI
Ilustrasi. MI

Jakarta: Pakar Komunikasi Novita Damayanti menyebut masyarakat harus kritis untuk melawan berita bohong atau hoaks yang marak di Indonesia. Pengecekan ulang tentang informasi yang diterima menjadi kewajiban.

Menurut Novita, kecepatan penyebaran informasi saat ini banyak disalahgunakan oleh berbagai pihak dengan menyebarkan berita bohong. Masyarakat kelas bawah biasanya menjadi target penyebaran hoaks. 

"Kekuatan teknologi komunikasi belum bisa kita imbangi terutama di Indonesia, tidak semua sadar media hal ini justru membahayakan kita," kata Novita dalam diskusi di Duren Tiga, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Januari 2019.

Novita mensinyalir para penyebar hoaks sejatinya berasal dari kalangan intelektual. Ini bisa dibaca dari susunan yang justru membuat masyarakat percaya.

"Biasanya dengan kata "sebarkan" atau "viralkan", ini kami orang komunikasi bilang yang buat pasti orang (dengan keilmuwan) komunikasi," tuturnya.

Menurut Novita, berita hoaks biasanya disampaikan melalui media sosial atau grup aplikasi pesan singkat. Salah satu cara melawannya, yakni rajin menggali informasi di media arus utama.

"Harus ada sumber yang jelas, baik media, atau akunnya," beber Novita Damayanti.


(AGA)


BACA JUGA
BERITA LAINNYA

Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.