Pemerintah Akan Kaji Sistem Pilkada

    Achmad Zulfikar Fazli - 08 November 2019 16:02 WIB
    Pemerintah Akan Kaji Sistem Pilkada
    Wakil Presiden terpilih Ma'ruf Amin. Foto: Medcom.id/Solahuddin Azhar
    Jakarta: Wakil Presiden Ma'ruf Amin memastikan akan ada kajian sistem pemilihan kepala daerah (pilkada). Kajian ini untuk melihat dampak pemilu langsung maupun tidak langsung.

    "Kalau nanti ada evaluasi, kita lihat pilkada seperti apa. Nanti akan ada evaluasi, kalau langsung seperti apa, kalau tak langsung seperti apa," ujar Ma'ruf di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Jumat, 8 November 2019.

    Ma'ruf mengatakan aturan tentang pilkada sempat akan diubah. Namun, rencana itu dibatalkan sehingga pelaksanaannya tetap mengikuti aturan perundang-undangan yang berlaku.

    Dia meminta pelaksanaan pilkada tetap mengikuti aturan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota hingga kajian terhadap perubahan sistem selesai. "Kita ikut mekanisme yang sudah disepakati saja," ucap dia.

    Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta sistem pemilu dikaji ulang. Sistem pemilu saat ini dinilai berpotensi menimbulkan korupsi.
     
    "Lakukan riset akademik tentang dampak negatif dan positif pemilihan langsung," kata Tito di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 6 November 2019.
     
    Tito menyebut salah satu sisi negatif sistem pemilu saat ini ialah tingginya biaya politik. Hal itu berdampak pada niat kepala daerah setelah terpilih.
     
    "Tidak punya Rp30 miliar mau jadi bupati? Mana berani dia?" ujar eks Kapolri itu.
     
    Dia memastikan Kemendagri siap mendukung pelaksanaan riset. Dia mengajak institusi atau lembaga swadaya masyarakat (LSM) menggelar kajian.
     
    Tito tidak keberatan bila hasil riset merekomendasikan sistem pemilu tak berubah. Dia bakal mencari cara agar dampak negatif sistem pemilu berkurang.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id