Tjahjo: Rencana Pembangunan Butuh Haluan

    Damar Iradat - 12 Agustus 2019 18:13 WIB
    Tjahjo: Rencana Pembangunan Butuh Haluan
    Mendagri tjahjo kumolo saat diwawancara di kampus ipdn jatinangorselasa (6/8). Foto: MI/Anggoro
    Jakarta: Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengatakan Indonesia masih membutuhkan Garis Besar Haluan Negara (GBHN). Kebutuhan Ini terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN). 

    "Jangan sampai terputus kesinambungan dan perencanaan jangka panjang, ya perlu GBHN," kata Tjahjo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, 12 Agustus 2019. 

    Baca Juga: PPP: GBHN Pakem Pembangunan

    Dia menjelaskan, bahwa janji presiden terpilih merupakan program perencanaan. Hal itu tertuang dalam RPJMN yang akan didasari oleh GBHN.

    MPR bertugas menjabarkan haluan itu. Namun tak otomatis menjadi lembaga tertinggi negara. "(MPR hanya) perencanaan umumnya," ujar Tjahjo.

    Kendati demikian, Tjahjo juga belum bisa bicara banyak soal GBHN ini, karena baru sebatas usulan. Di sisi lain, penerapan GBHN juga perlu mengubah Undang-Undang Dasar.

    "Kan baru usulan, bahwa perlu ada GBHN. Saya kira semua sepakat, tapi perlu mengubah UUD," papar Tjahjo.

    PDI Perjuangan getol menyuarakan melakukan amendemen terbatas UUD 1945 di periode kepengurusan parlemen mendatang. Draf amendemen terbatas ini pun tengah dibahas.

    Salah satu tujuannya, ingin menghidupkan kembali Garis-garis Besar Haluan Negara (GBHN). Usulan ini menjadi salah satu keputusan sidang paripurna VI dalam Kongres V PDIP di Bali pada Sabtu, 10 Agustus 2019.

    Untuk mengembalikan GBHN ini diperlukan penguatan fungsi MPR. Wakil Ketua MPR dari PDI Perjuangan Ahmad Basarah menyebut akan ada usulan untuk penataan kewenangan serta fungsi lembaga MPR. Sebab, yang akan di atur dalam GBHN adalah lembaga negara yang wewenangnya diberikan UUD.



    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id