comscore

Populer Nasional, Gugatan Moeldoko Cs di MA Kandas Hingga Legislator Kompak Kritik Harga PCR

Juven Martua Sitompul - 10 November 2021 07:58 WIB
Populer Nasional, Gugatan Moeldoko Cs di MA Kandas Hingga Legislator Kompak Kritik Harga PCR
Ilustrasi pengadilan/Medcom.id/M Rizal
Jakarta: Beberapa artikel menjadi yang terpopuler di Kanal Nasional Medcom.id. Berita yang banyak dicari pembaca itu, antara lain terkait nasib gugatan terhadap AD/ART partai Demokrat, peringkat penanganan covid-19 Indonesia di dunia, dan sikap legislator terhadap harga PCR.

Berikut artikel terpopuler di Kanal Nasional Medcom.id pada Selasa, 9 November 2021:

1. MA Tolak Gugatan Terhadap AD/ART Tahun 2020 Partai Demokrat

Jakarta: Mahkamah Agung (MA) menolak gugatan terhadap Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat Tahun 2020. Gugatan itu diajukan kubu Ketua Umum Demokrat Moeldoko melalui kuasa hukumnya Yusril Ihza Mahendra.
 
"Menyatakan permohonan keberatan HUM (hak uji materiel) dari para pemohon tidak dapat diterima," bunyi amar putusan yang dikutip dari laman kepaniteraan.mahkamahagung.go.id, Selasa, 9 November 2021.
 
Dalam informasi tersebut, pemohon gugatan ialah Muh Isnaini Widodo. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Yasonna Laoly menjadi termohon.

Populer Nasional, Gugatan Moeldoko Cs di MA Kandas Hingga Legislator Kompak Kritik Harga PCR
Kepala Staf Presiden (KSP), Moeldoko. MI
Majelis majelis hakim MA yang memutus gugatan, yaitu Supandi, Yodi Martono Wahyunadi, dan Is Sudaryono. Panitera pengganti gugatan ini ialah Maftuh Effendi.

Baca selangkapnya di sini

2. Penanganan Covid-19 di Indonesia Naik ke Peringkat 41 Dunia

Penanganan covid-19 di Indonesia diklaim mendapat pengakuan dunia internasional. Posisi penanganan covid-19 Tanah Air naik dari peringkat 54 menjadi 41 berdasarkan Covid-19 Recovery Index yang dirilis media Jepang, Nikkei.
 
"Kenaikan ini juga menempatkan Indonesia di peringkat tertinggi di antara negara-negara ASEAN," kata juru bicara Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito melalui telekonferensi, Selasa, 9 November 2021.
 
Menurut dia, Nikkei menempatkan Indonesia di peringkat 41 dari 121 negara di dunia. Capaian itu diperoleh karena penanganan covid-19 Tanah Air kian membaik.

Populer Nasional, Gugatan Moeldoko Cs di MA Kandas Hingga Legislator Kompak Kritik Harga PCR
MGN Summit Indonesia 2021: Publick Heath-Vaccine What to Expect varian baru virus covid-19. (Foto: Ilustrasi/Unsplash.com)

Wiku juga menuturkan berdasarkan penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), seluruh provinsi di Indonesia berada di tingkat penularan komunitas level 1 per Rabu, 3 November 2021. Masyarakat diharapkan menjaga kondisi ini dengan mencegah lonjakan kasus covid-19.

Baca selengkapnya di sini

3. Legislator Ramai-ramai Kritik Harga PCR

Komisi VI DPR menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) dengan sejumlah perusahaan farmasi milik negara. Kesempatan itu dijadikan wadah mengkritik harga tes polymerase chain reaction (PCR).
 
Anggota Komisi VI DPR Fraksi Gerindra Andre Rosiade mengatakan harga tes PCR seharusnya bisa lebih rendah dari yang ditetapkan sekarang. Pemerintah memutuskan harga tes PCR paling tinggi Rp275 ribu untuk Jawa-Bali dan Rp300 ribu luar Jawa-Bali.
 
"Intinya PCR kita itu bisa di bawah Rp200 ribu," kata Andre dalam RDPU bersama PT Biofarma, PT Kimia Farma, PT Indofarma, dan PT Phapros di Kompleks Parlemen, Senayan Jakarta, Selasa, 9 November 2021.

Populer Nasional, Gugatan Moeldoko Cs di MA Kandas Hingga Legislator Kompak Kritik Harga PCR
Gedung DPR di Jalan Gatot Subroto, Jakarta. Foto: MI/Bary Fathahilah

Politikus Partai Gerindra itu memerinci biaya produksi tes yang diperolehnya. Salah satunya, viral transport medium (VTM) sebagai komponen tes PCR seharga Rp10 ribu.

Baca selengkapnya di sini

Artikel di Kanal Nasional Medcom.id akan terus diperbarui. Klik di sini untuk mengetahui perkembangan informasinya.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id