comscore

Harkitnas, Puan Ajak Rakyat Kobarkan Semangat Gotong Royong Bangkit dari Covid-19

Juven Martua Sitompul - 20 Mei 2022 10:48 WIB
Harkitnas, Puan Ajak Rakyat Kobarkan Semangat Gotong Royong Bangkit dari Covid-19
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto: DPR
Jakarta: Ketua DPR Puan Maharani mengajak seluruh masyarakat mengobarkan semangat gotong royong di Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang diperingati setiap 20 Mei. Gotong royong seluruh elemen bangsa diyakini membawa Indonesia segera bangkit dari dampak pandemi covid-19.

"Mari kita bersama meresapi makna Hari Kebangkitan Nasional dengan terus memperkokoh semangat gotong royong dalam membangun bangsa dan negara," kata Puan dalam keterangan tertulis, Jumat, 20 Mei 2022.
Peringatan Harkitnas ke-144 Tahun 2022 mengambil tema 'Ayo Bangkit Bersama'. Puan menilai kerja bersama yang dilakukan seluruh anak bangsa dalam menghadapi pandemi covid-19 telah membuahkan hasil positif mengingat Indonesia saat ini sudah bersiap memasuki masa endemi.

"Peringatan Harkitnas harus menjadi momentum bagi masyarakat Indonesia untuk segera bangkit dari covid-19," ucap perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR itu.

Di peringatan Harkitnas tahun ini, Puan juga mengajak masyarakat untuk bersyukur karena situasi pandemi covid-19 sudah jauh lebih baik dibandingkan dua tahun lalu. Dia mengatakan sejak pandemi covid-19 melanda seluruh rakyat Indonesia menjalani kehidupan dalam kondisi yang penuh keprihatinan.

Ganasnya virus korona bahkan cukup banyak merenggut orang-orang terdekat. Belum lagi tak sedikit rakyat Indonesia yang kehilangan mata pencaharian dan penghasilan selama pandemi covid-19 melanda.

"Pembatasan mobilitas masyarakat juga berdampak pada kesehatan mental sebagian masyarakat. Desakan kebutuhan hidup di tengah himpitan situasi ekonomi yang belum membaik, tak jarang menimbulkan konflik dan kekerasan di dalam keluarga," kata Puan.

Baca: Hari Kebangkitan Nasional, Presiden Ajak Masyarakat Bangkit Bersama

Mantan Menko PMK itu mengatakan perekonomian nasional selama ini bisa bertahan karena adanya kebijakan pemerintah yang didukung penuh DPR dengan mengalokasikan anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional yang cukup besar. Menurut Puan, anggaran tersebut tak hanya ditujukan bagi kalangan pelaku usaha tapi juga difokuskan sebagai jaring pengaman sosial bagi masyarakat yang terdampak langsung.

"Saat ini, sektor industri, pertanian, pariwisata, hingga ekonomi kreatif mulai menunjukkan pergerakan ke arah yang positif. Berkat kerja keras seluruh rakyat Indonesia yang terus mau saling mendukung, bergotong royong, tantangan seberat apa pun mampu kita lalui bersama," kata Puan.
 
 

Meski begitu, Puan meminta semua pihak untuk tidak terbuai dan meminta kewaspadaan tetap harus menjadi prioritas. Berbagai kebijakan pemerintah diharapkan tetap mengedepankan unsur kehati-hatian termasuk pelonggaran penggunaan masker yang dinilai harus disikapi dengan bijaksana.

"Masyarakat Indonesia juga perlu memiliki kewaspadaan dalam melakukan aktivitas guna mencegah risiko tertular penyakit," ucap dia.

Puan mengingatkan protokol kesehatan tetap harus diterapkan di seluruh wilayah dengan pengawasan yang bertanggung jawab. Hal itu bertujuan untuk menjaga kondisi kesehatan masyarakat agar pemulihan ekonomi semakin baik.

"Kita harus mempertahankan dan meningkatkan kondisi baik ini dengan kesadaran untuk saling menjaga dengan tetap disiplin melakukan gaya hidup yang sehat," kata Puan.

Dengan kedisiplinan tersebut, Ketua DPR yakin pembangunan bangsa akan kembali membaik. Puan mengajak masyakat kembali mengingat perjuangan para pendahulu untuk menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar.

"Hanya bangsa yang berani mengambil nasib dalam tangan sendiri, akan dapat berdiri dengan kuat," ujar Puan mengutip pernyataan Proklamator sekaligus Presiden pertama Indonesia Soekarno.

Terakhir, Puan mengajak seluruh putra-putri bangsa untuk selalu merawat semangat persatuan seperti yang digagas oleh perkumpulan Boedi Oetomo. Dengan begitu, cita-cita para pendiri bangsa agar Indonesia menjadi negara maju dapat terwujud.

"Pada 20 Mei 1948, Bung Karno menetapkan hari lahirnya perkumpulan Boedi Oetomo sebagai hari bangkitnya nasionalisme Indonesia. Semangat nasionalisme itu yang harus selalu kita jaga dalam membangun bangsa dan negara sehingga Indonesia bisa menjadi hebat," kata Puan.

(JMS)



Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id