Tim Kajian Harus Melahirkan Solusi, Bukan Menafsirkan UU ITE

    Anggi Tondi Martaon - 23 Februari 2021 13:43 WIB
    Tim Kajian Harus Melahirkan Solusi, Bukan Menafsirkan UU ITE
    Ilustrasi Medcom.id.
    Jakarta: Tim Kajian Undang-Undang (UU) Nomor 19 Tahun 2021 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) diminta bekerja baik. Hasil kajian diharap melahirkan solusi terbaik dan tepat.

    "Yang terpenting adalah melahirkan solusi konkret dan bukan ditujukan menafsirkan norma UU," kata anggota Komisi III Didik Mukrianto kepada Medcom.id, Selasa, 23 Februari 2021.

    Politikus Partai Demokrat itu menegaskan pemerintah tidak memiliki kewenangan menafsirkan UU. Eksekutif sebatas sebagai pelaksana regulasi yang telah dibuat.

    "Sejak UU diundangkan (disahkan), pemerintah berkewajiban untuk menjalankan UU," kata dia.

    Baca: Ujung Pembentukan Tim Kajian Harus pada Revisi UU ITE

    Dia menilai implementasi UU ITE, terutama Pasal 27 ayat 3 dan 28 ayat 2 bermasalah. Sebab, ketentuan yang dikenal dengan pasal karet itu banyak digunakan untuk kriminalisasi.

    "Serta tidak sedikit yang berakhir di jeruji besi," ucap dia.

    Dia meminta pemerintah tidak menutup mata dengan data dan fakta tersebut. Perbaikan harus dilakukan agar regulasi yang dimiliki negara ini tidak disalahgunakan oleh beberapa pihak.

    "Langkah tepat dan tegas pemerintah akan menentukan kehidupan masyarakat dan demokrasi terkait dengan penerapan UU ITE ini," ujar dia.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id