Pemerintah Diminta Buka 18 Lembaga Potensial Dibubarkan

    Putra Ananda - 14 Juli 2020 22:20 WIB
    Pemerintah Diminta Buka 18 Lembaga Potensial Dibubarkan
    Presiden Joko Widodo memberikan keterangan pers terkait covid-19 di Istana Bogor, Jawa Barat, Senin, 16 Maret 2020. Foto: Antara/Hafidz Mubarak A
    Jakarta: Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad meminta pemerintah membahas secara detail rencana pembubaran 18 lembaga negara yang dinilai tidak produktif. Pemerintah diminta membuka daftar 18 lembaga itu.

    "Mana saja lembaga-lembaga yang perlu dibubarkan karena kita harus liat nanti apa terhadap tatanan negara dan efek-efek lain yang akan terjadi," kata Sufmi di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa, 14 Juli 2020.

    Di sisi lain, dia mengapresiasi langkah Presiden Joko Widodo terkait pemangkasan birokrasi. Pemangkasan itu dilakukan untuk mengefektifkan kinerja lembaga negara yang sudah ada.

    Sufmi menilai ada beberapa lembaga negara peninggalan pemerintahan sebelumnya yang kurang sesuai dengan kebutuhan negara saat ini. Jika diminta, DPR siap memberikan masukan kepada Presiden soal lembaga negara mana saja yang dinilai tidak efektif.

    Baca: Komisi Nasional Usia Lanjut Terancam Dibubarkan

    "Nanti akan ada tim yang ahli tentunya yang akan memberikan masukan kepada Presiden mana-mana saja yang perlu dan tidak perlu. Termasuk DPR akan memberikan pendapatnya apabila bila memang sudah kita tahu lembaga-lembaga mana saja," ujar dia. 

    Presiden Jokowi akan merampingkan 18 lembaga di dalam pemerintahannya. Dia mengancam akan membubarkan lembaga negara yang tak mampu menunjukkan performa baik dalam penanganan covid-19.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id