Kampanye Benci Produk Asing Dinilai Berpotensi Bahaya

    Nur Azizah - 07 Maret 2021 13:12 WIB
    Kampanye Benci Produk Asing Dinilai Berpotensi Bahaya
    Pengamat kebijakan publik Agus Pambagio dalam diskusi Crosscheck by Medcom.id dengan tema Jokowi Gaungkan Benci Produk Luar Negeri, Jakarta, Minggu, 7 Maret 2021.



    Jakarta: Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai kampanye benci produk asing yang digaungkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) berbahaya. Ini bisa mempengaruhi hubungan Indonesia dengan negara lain.

    "Kalau benci gitu ya menurut saya agak berbahaya memang itu heroik tapi bahaya," kata Agus dalam diskusi Crosscheck by Medcom.id dengan tema Jokowi Gaungkan Benci Produk Luar Negeri, Jakarta, Minggu, 7 Maret 2021.






    Agus mengatakan para duta besar yang ada di Indonesia akan melaporkan ke negaranya masing-masing. Mereka akan diminta mencari tahu maksud perkataan Jokowi.

    "Mereka pasti akan melapor ke negara-negaranya. Dan akhirnya disuruh mendalami dan mereka akan mencari informasi apa yang benci dan kenapa dibenci," jelas Agus.

    Ia meminta Presiden Jokowi berhati-hati dalam menyampaikan pernyataan. Terlebih, Indonesia masih membutuhkan bantuan asing dalam penanganan covid-19.

    "Di tengah di komunikasi internasional relation itu bisa berbahaya. Kita di satu sisi sedang minta berbagai fasilitas dukungan karena pandemi dan sebagainya tapi di sisi lain membenci," lanjut Agus.

    Baca: KSP: Benci Produk Asing Bukan Berarti Benci Negaranya

    Sementara itu, Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP) Dany Amrul Ichdan mengatakan ajakan benci produk luar negeri yang digaungkan Jokowi bukan berati membenci negaranya. Bukan pula membenci produknya secara harfiah.

    "Ayok benci produk luar asing jangan dikonotasikan kita harus benci negaranya, atau produknya secara secara harfiah," kata Dany di acara yang sama.

    Ia menjelaskan ajakan Jokowi bagian dari perbaikannya perdagangan Indonesia. Termasuk juga memperkuat industri lokal.

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id