Sandi Harus Menjadi Kader untuk Duduki Kursi Ketum PPP

    Kautsar Widya Prabowo - 26 Oktober 2020 13:19 WIB
    Sandi Harus Menjadi Kader untuk Duduki Kursi Ketum PPP
    Pengusaha Sandiaga Uno ditemui usai menghadiri Indonesia Economic Forum di Hotel JW Marriott Mega Kuningan, Jakarta, Rabu, 20 November 2019. Foto: Medcom.id/Ilham Wibowo
    Jakarta: Partai Persatuan Pembangunan (PPP) memastikan seluruh calon ketua umum (caketum) harus menjadi kader serta menduduki kursi kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat (DPP). Caketum yang tidak memenuhi persyaratan dipastikan gagal.

    "Harus jadi pengurus di DPP satu periode dulu baru bisa jadi ketua umum," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) PPP Asrul Sani kepada Medcom.id, Senin, 26 Oktober 2020.

    Ketentuan ini otomatis menggugurkan pengusaha Sandiaga Uno yang diajukan masuk bursa caketum partai berlambang Ka'bah itu. Pasalnya, Sandi masih menjadi wakil ketua Dewan Pembina Partai Gerindra.

    Baca: Gerindra Yakin Sandiaga Uno Tolak Ajakan PPP

    "Yang eksternal tidak bisa langsung jadi ketum PPP," jelas dia.

    Sandiaga disarankan mengikuti bursa caketum PPP pada periode selanjutnya. Namun, Sandi terlebih dulu harus menjadi kader PPP. 

    "Ini karena PPP memegang prinsip sebagai partai kader," tutur dia.

    Enam nama masuk bursa calon ketua umum PPP. Mereka di antaranya Plt Ketua Umum PPP Suharso Monoarfa, Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) M Mardino, dan politikus PPP Ahmad Muqowam. Selain itu, ada Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, mantan Menteri Negara Percepatan Pembagunan Daerah Tertinggal Saifullah Yusuf alias Gus Ipul, dan Sandiaga Uno.

    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id