Menhub Pastikan WNA Datang dari Negara Teridentifkasi Omicron Dilarang Masuk

    Anggi Tondi Martaon - 01 Desember 2021 12:00 WIB
    Menhub Pastikan WNA Datang dari Negara Teridentifkasi Omicron Dilarang Masuk
    budi karya



    Jakarta: Pemerintah Indonesia bergerak cepat dan tegas menyikapi penyebaran varian Omicron di sejumlah negara. Pemerintah tak segan melarang warga negara asing (WNA) masuk Tanah Air bila datang dari negara teridentifikasi Omicron.

    "Ada indikasi terpapar Omicron, maka (warga) negara tersebut akan dimasukkan ke dalam kualifikasi dilarang (masuk ke Indonesia)," kata Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi dalam rapat kerja bersama Komisi V DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu, 1 Desember 2021.

     



    Dia menyampaikan pemerintah terus mengevaluasi persebaran Omicron. Hal itu dilakukan setiap saat.

    Sebelumnya, pemerintah menutup pintu masuk terhadap sejumlah negara karena Omicron. Negara tersebut, yaitu Afrika Selatan, Lesotho, Eswatini, Namibia, Botswana, Zimbabwe, Mozambik, Malawi, Zambia, Angola, dan Hong Kong.

    "Jumlah ini bisa meningkat dari hari ke hari, kami terus memantau," ungkap dia.

    Sedangkan WNI yang datang dari negara-negara tersebut tetap diperkenankan masuk ke Indonesia. Namun, mereka harus menjalani karantina selama 14 hari.

    "Menurut para ahli, 14 hari itu memang memperoleh kualifikasi risiko yang relatif (berkurang)," sebut Budi.

    Sementara itu, bagi WNA yang datang dari negara di luar daftar hitam persebaran Omicron tetap diperkenankan masuk ke Indonesia. Mereka wajib menjalani karantina selama 7 hari.

    "Yang selama ini 3 hari kita naikkan menjadi 7 hari," ujar Budi.

    Baca: 5 Strategi Menangkal Varian Omicron Masuk ke Indonesia
     

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id