Buruh Demo DPR Menolak Omnibus Law

    Ilham Pratama Putra - 20 Januari 2020 10:43 WIB
    Buruh Demo DPR Menolak <i>Omnibus Law</i>
    Massa demo buruh menolak omnibus law bergerak menuju DPR, Senayan, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama Putra
    Jakarta: Massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) bergerak menuju Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Mereka berdemo menolak Rancangan Undang-Undang (RUU) Cipta Lapangan Kerja.

    Pantauan Medcom.id, ratusan buruh telah berkumpul di Pintu 10 Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. Mereka tiba di GBK sejak pukul 09.30 WIB dengan menggunakan bus. 

    "Semua berkumpul dulu, nanti kita bergerak bersama-sama ke DPR," instruksi salah seorang orator, Roji, dari mobil komando di GBK, Senin, 20 Januari 2019.

    Demonstran khawatir omnibus law akan merugikan hak buruh jika disahkan. Mereka pun ingin berdemo hingga tengah malam.

    "Kita tidak mau kesejahteraan kita tergadaikan," kata Roji.

    Massa diarahkan dengan tiga buah mobil komando jenis pikap berpengeras suara. Personel Polri dan TNI diturunkan untuk mengamankan unjuk rasa para buruh itu.

    "Kita terjunkan 6.013 personel untuk melakukan pengamanan," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Metro Jaya Komisaris Besar (Kombes) Yusri Yunus.

    Yusri mengatakan pengalihan arus bersifat situasional di sekitaran Kompleks Parlemen sudah disiapkan. Polisi bakal melihat kondisi unjuk rasa sebelum merekayasa lalu lintas.

    Juru bicara Gerakan Buruh Bersama Rakyat (Gebrak) Ilhamsyah menyebut serikat buruh tak pernah dilibatkan dalam pembahasan RUU Cipta Lapangan Kerja. Dia membantah pernyataan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

    Ilham menyebut kabar serikat buruh sudah menyetujui omnibus law sebatas klaim Airlangga. Ia mengaku sudah mengonfirmasi ke beberapa serikat buruh. 
     
    "KSPSI (Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia) membuat statement bahwa menyatakan tidak benar serikat buruh sudah menerima omnibus law," ungkap dia.





    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id