Erick Thohir Diminta 'Bersih-Bersih' BUMN

    Nur Azizah - 06 Desember 2019 11:38 WIB
    Erick Thohir Diminta 'Bersih-Bersih' BUMN
    Menteri BUMN Erick Thohir dan Menteri Keuangan Sri Mulyani menunjukkan barang bukti motor Harley Davidson selundupan Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara. ANT/Hafidz Mubarak.
    Jakarta: Ketua Komisi VI DPR Faisol Reza meminta Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengevaluasi kinerja seluruh perusahaan pelat merah. Benah-benah jajaran dan sistem BUMN perlu dilakukan setelah kasus penyelundupan yang dilakukan Dirut Garuda Indonesia I Gusti Ngurah Askhara terungkap.

    "Ini momentum bagi Menteri BUMN untuk melakukan penataan terhadap BUMN, termasuk Garuda yang selama ini dianggap banyak masalah," kata Faisol kepada Medcom.id di Jakarta Pusat, Jumat, 6 Desember 2019.

    Faisol meminta Erick segera mencari pengganti Askhara. Maskapai Garuda Indonesia memiliki banyak masalah yang harus segera diselesaikan.

    "Garuda harus segera diatasi dengan menunjuk orang baru yang lebih tepat, lebih kuat dan lebih cepat," ungkap dia.

    Wakil Ketua Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini ingin Garuda Indonesia menjadi maskapai membanggakan. Garuda Indonesia akan hancur jika diisi orang tak bertanggung jawab.

    "Kita ingin Garuda menjadi maskapai BUMN yang bisa kita banggakan, bisa bersaing dengan maskapai lain dalam semua aspek, termasuk services. Masa kalah dengan Turkish Airline yang pertumbuhan ekonominya mendekati minus," pungkas dia.

    Sebelumnya, Askhara membuat Erick Thohir meradang. Erick berjanji memecat Askhara karena kasus penyelundupan motor Harley Davidson dan sepeda merek Brompton di pesawat anyar Garuda Indonesia.

    Dokumen itu menguatkan bukti motor Harley Davidson yang diselundupkan itu milik direktur utama Garuda Indonesia. Erick menegaskan Askhara menyelundupkan motor itu secara sistematis. Dirut Garuda Indonesia itu menyuruh seseorang mencari motor Harley Davidson klasik pada 2018.

    Motor pesanan Askhara pun berhasil ditemukan. Askhara kemudian membayar motor itu melalui transfer bank kepada Finance Manager Garuda Indonesia di Amsterdam pada April 2019.





    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id