comscore

MUI Minta Pemerintah Sosialisasikan Keamanan Daging Terpapar PMK

Media Indonesia.com - 27 Mei 2022 15:29 WIB
MUI Minta Pemerintah Sosialisasikan Keamanan Daging Terpapar PMK
Ilustrasi hewan kurban/MI/Agus Utantoro
Jakarta: Majelis Ulama Indonesia (MUI) minta pemerintah menyosialisasikan keamanan daging yang terpapar penyakit mulut dan kuku (PMK). Penjelasan diharapkan menyeluruh, hingga dampak jika daging tersebut dikonsumsi.

"Kalau kami MUI diminta fatwanya, MUI sendiri akan segera rapat membahas ini. Tapi MUI harus mendengar penjelasan dari para ahli dulu,” kata Wakil Ketua Umum MUI Anwar Abbas kepada Media Indonesia, Jumat, 27 Mei 2022.
Menurut dia, penjelasan ini sesuai dengan perintah Al-Qur'an agar menjauhkan masyarakat dari lembah kebinasaan. Sehingga, wajib bagi pemerintah memberi tahu masyarakat terkait dampak mengonsumsi daging terpapar PMK.

“Kira-kira pertanyaannya penyakit PMK ini bisa membuat kita sakit, susah atau bagaimana?” kata Anwar.

Baca: Cegah Infeksi PMK, Kementan Siapkan Prosedur Penyediaan Hewan Kurban

Menurut dia, jika daging tepapar PMK menimbulkan penyakit, maka warga wajib menghindarinya. Namun, jika menurut ilmu kesehatan aman, maka warga boleh memakannya.

“Kalau dari MUI, makan itu harus halalan thayyiban (halal dan baik). Halal tapi juga thayyib. Daging sapi itu kan halal. Daging sapi itu akan halal kalau dia disembelih sesuai dengan ajaran islam," kata Anwar.

Jika masyarakat meminta fatwa MUI demi kehati-hatian melaksanakan kurban di Iduladha, pihaknya segera merapatkan hal ini. MUI bakal mengundang para ahli gizi dan virologi untuk memberikan penjelasan.

“Kan tadi ayatnya gampang, dasarnya ‘kamu jangan sekali-sekali melakukan sesuatu yang membuat dirimu celaka’, berarti pertanyaannya, ini celaka apa tidak makan ini? Kalau celaka jangan dilakukan. Sudah jelas misalnya ini ada racun, dimakan juga, maka tidak boleh itu,” kata Anwar.

(Dinda Shabrina)

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id