comscore

Perintah Setop Bicara Penundaan Pemilu Berlaku untuk Seluruh Jajaran Pemerintah

Candra Yuri Nuralam - 10 April 2022 14:13 WIB
Perintah Setop Bicara Penundaan Pemilu Berlaku untuk Seluruh Jajaran Pemerintah
TAU Kantor Staf Presiden Edy Priyono. (Tangkapan layar/Medcom.id)
Jakarta: Perintah berhenti membahas penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024 disebut bukan cuma untuk Menteri. Semua orang yang bekerja untuk pemerintah harus manut dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghentikan wacana itu.

"Kalau bagi saya sih kalau Bapak Ibu Menteri saja dilarang bicara tentang itu, ya kalau kami di jajaran pemerintahan yang kroco apalagi," kata TAU Kantor Staf Presiden Edy Priyono dalam acara Chrosscheck by Medcom.id dengan tema 'Jokowi Sentil Luhut, Kapok Bahas 3 Periode?', Minggu, 10 April 2022.
Edy yakin Kepala Negara telah memerintahkan seluruh jajaran pemerintah untuk menghentikan wacana penundaan pemilu. Penyampaian di depan menteri cuma wadah saja.

"Kenapa bicaranya menteri, karena yang dihadapannya kan para Menteri, itu kan sidang kabinet paripurna, ya masa bicaranya ke yang lain," ujar Edy.

Baca: Demo 11 April, Rektor IPB: Tetap Tertib Jangan Terprovokasi

Seluruh aparatur sipil negara (ASN) diminta tidak berpikir larangan itu cuma untuk Menteri. Kepala Negara menginginkan semuanya fokus bekerja.

"Nanti jadi perdebatan terus, padahal sebenarnya yang diinginkan Bapak Presiden kan kita fokus ke persoalan yang sedang kita hadapi," ucap Edy.

Jokowi menginstruksikan para menteri berhenti membahas penundaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Termasuk, wacana perpanjangan masa jabatan presiden dan wakil presiden.
 
"Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan urusan penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden. Sudahi itu," kata Jokowi saat memimpin Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara yang disiarkan di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu, 6 April 2022.
 
Kepala Negara memerintahkan 'para pembantu' fokus menyelesaikan agenda kerja di instansinya. Dia tak ingin lagi ada menteri yang membahas penundaan pemilu atau perpanjangan masa jabatan presiden dan wakil presiden.

(LDS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id