comscore

Pakar: Presidential Threshold 20% Bertentangan dengan UUD

MetroTV - 06 Januari 2022 10:26 WIB
Pakar: Presidential Threshold 20% Bertentangan dengan UUD
Pakar hukum tata negara Zainal Arifin Mochtar. Metro TV
Jakarta: Pakar hukum tata negara Zainal Arifin Mochtar tak sepakat dengan syarat pencalonan presiden dan wakil presiden (presidential threshold) 20 persen yang disusun DPR. Dia menilai beleid tersebut bertentangan dengan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945.

"Di UUD jelas mengatakan di dalamnya bahwa gabungan partai. Tapi bukan itu sebenarnya. Yang paling penting sepanjang dia adalah peserta pemilu," kata Zainal dalam tayangan Hot Room di Metro TV, Selasa, 5 Januari 2022.
Zainal juga menilai Pasal 222 Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2017 sangat kacau. Sebab, prasyarat pencalonan presiden itu menggunakan hasil pemilu tahun sebelumnya.

"Jadi ini kayak pelanggaran kuadrat," kata Zainal.

Zainal menduga presidential threshold hanya digunakan partai besar atau petahana untuk 'mengatur' hasil pemilu. Karena itu, dia menilai harus ada pembenahan aturan pencalonan kepala negara. (Fauzi Pratama Ramadhan)

(SUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id