Survei: Ariza Berpotensi Menjadi Lawan Anies dan Risma di Pilkada DKI

    Antara - 19 September 2021 06:40 WIB
    Survei: Ariza Berpotensi Menjadi Lawan Anies dan Risma di Pilkada DKI
    ilustrasi/medcom.id



    Jakarta: Survei Jakarta Research Center (JRC) menyebutkan Menteri Sosial Tri Rismaharini, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria berpotensi bersaing pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2024. Direktur Komunikasi JRC Alfian P menyebutkan Risma memiliki elektabilitas sebesar 35,5 persen.

    Sementara Anies mencapai 28 persen. Ariza di posisi ketiga, yakni 10,6 persen.

     



    "Tetapi figur Riza Patria merupakan kuda hitam sebagai calon gubernur," kata Alfian dilansir dari Antara, Jakarta, Minggu, 19 September 2021.

    Alfian mengungkapkan Ariza berpotensi menjadi pesaing berat untuk Risma dan Anies. Sebab,  elektabilitas politisi Gerindra itu hanya 2,8 persen pada April 2021 dan menjadi 10,6 persen pada September 2021.

    Dari lima besar nama yang masuk, hanya Ariza yang mengalami lonjakan elektabilitas signifikan.
    Sedangkan, Risma dan Anies meskipun berada pada posisi dua besar, elektabilitas keduanya menurun. 

    Selain tiga nama itu, Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono menduduki posisi keempat dengan elektabilitas 5,6 persen. Sedangkan, Menteri Pariwisata Sandiaga Uno menduduki posisi kelima, 3,1 persen.

    Alfian menyatakan empat dari lima nama calon bursa yang kuat tersebut memiliki latar belakang sebagai kepala daerah. Namun, Ariza unggul sebagai Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta.

    Baca: 
    Survei Pileg DKI: PDIP, PSI, dan Golkar Unggul

    “Ariza memiliki pengalaman panjang bertarung secara elektoral, dua kali merebut kursi sebagai anggota DPR, dan didukung mesin politik Gerindra,” ujar Alfian.

    Ariza menjadi figur yang patut diperhitungkan untuk memimpin Jakarta ke depan, karena tampil lebih elegan dalam komunikasi politik. Ia juga selalu hadir pada rapat bersama DPRD.

    "Ariza kerap berbeda sikap dengan Anies, terkait penanganan covid-19, larangan skate board di trotoar, membawa kerabat usai mudik, dan penutupan Holywings," tutur Alfian.

    Nama lain yang masuk dalam bursa cagub DKI Jakarta, yakni politisi muda Partai Solidaritas Indonesia Tsamara Amany Alatas (1,8 persen), Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka (1,5 persen), Wali Kota Bogor Bima Arya (1,3 persen) serta Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar (1,3 persen).

    Selanjutnya, anggota DPR dari NasDem Ahmad Sahroni (1,0 persen), politisi Betawi Abraham Lunggana atau Haji Lulung (0,8 persen), komedian dan politisi PAN Eko Patrio (0,5 persen) serta mantan politisi PKS yang kini memimpin Partai Gelora, Triwisaksana (0,3 persen).

    JRC menggelar survei secara tatap muka kepada 800 responden mewakili seluruh wilayah di DKI Jakarta dengan metode survei (multistage random sampling), memiliki "margin of error" sebesar 3,4 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen pada 7-14 September 2021.

    (NUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id