Anak Indonesia Terjebak ISIS Harus Diselamatkan

    Siti Yona Hukmana - 08 Februari 2020 19:45 WIB
    Anak Indonesia Terjebak ISIS Harus Diselamatkan
    Komisioner Komnas HAM M Choirul Anam. Foto: Medcom.id/Siti Yona Hukmana
    Jakarta: Komisioner Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Mohammad Choirul Anam menyebut anak Indonesia eks ISIS harus dipulangkan. Indonesia dinilai bertanggung jawab menyelamatkan anak-anak yang terjebak kelompok teroris tersebut.

    "Tanggung jawab kita semua memulihkan dan menghapus bayangan kekerasan pada anak-anak itu. Itu untuk menyelamatkan hidup mereka agar menjadi manusia yang santun kembali," kata Choirul di Pizza Kayu Api, The Maj Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu, 8 Februari 2020.

    Choirul menegaskan anak-anak itu masih berstatus warga negara Indonesia (WNI) meski masuk ISIS. Negara punya tanggung jawab memulangkan WNI mereka yang ada di pengungsian karena berhubungan prinsip HAM dan aturan normatif.

    Namun, anak-anak Indonesia eks ISIS itu harus dicek psikologi sosialnya, terutama apakah mereka trauma atau terpapar ideologi radikal. Anak-anak yang dipulangkan kemudian dikategorisasi.

    Langkah selanjutnya, anak diberi penanganan sesuai kondisinya. Mereka yang terpapar berat ikut program deradikalisasi, sementara anak yang tidak bisa langsung bergabung dengan masyarakat.

    "Anak-anak diperlakukan khusus, dia tidak diadili," pungkas dia.

    Anak Indonesia Terjebak ISIS Harus Diselamatkan
    Pesantren deradikalisasi di Sumut yang dikelola mantan teroris Khorul Ghazali. Foto: MI/Puji Santoso

    Ada sekitar 600 warga eks ISIS. Rinciannya, 47 berstatus tahanan dan sebagian besar dari 553 WNI berada di kamp pengungsian.

    Rencananya mereka akan dideportasi ke Indonesia. Pemulangan mereka menuai polemik, sebab ditakutkan akan membawa ajaran radikalisme itu ke Indonesia.


     



    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id