AHY Bertemu Anies, Pengamat Prediksi 3 Skenario Paslon Pilpres 2024

    Anggi Tondi Martaon - 08 Mei 2021 05:48 WIB
    AHY Bertemu Anies, Pengamat Prediksi 3 Skenario Paslon Pilpres 2024
    Ketua Umum (Ketum) Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY bertemu Gubernur DKI Anies Baswedan di Jakarta, Kamis, 6 Mei 2021. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo



    Jakarta: Pertemuan Ketua Umum (Ketum) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dinilai berpengaruh terhadap Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Di antaranya, jumlah pasangan calon (paslon).

    "Jadi, ya skenario depan kalau saya kembali ada tiga," kata Direktur Eksekutif Indo Barometer M Qodari dalam keterangan pers, Jumat, 7 Mei 2021.

     



    Skenario pertama, duet Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto melawan kotak kosong. Dia menilai skenario ini berjalan bila batas maksimal seseorang menjabat presiden diubah. Sebab, Jokowi tak bisa mencalonkan diri lagi karena sudah dua periode menjabat sebagai Kepala Negara.

    Kedua, Anies melawan Prabowo. Terakhir, Prabowo melawan Anies dan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.

    "Dan kalau itu terjadi kemungkinan akan ada dua putaran," tutur dia.

    (Baca: Pengamat: Pertemuan Anies-AHY Kental Nuansa Pilpres 2024)

    Skenario itu tak lepas dari semakin kuatnya sinyal Anies menjadi Capres 2024. Apalagi, elektabilitas mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu konsisten di sejumlah hasil survei.

    "Saya hakulyakin Anies Baswedan akan maju sebagai calon presiden, ya karena elektabilitasnya itu konsisten dalam tiga besar ya," ujar dia.

    Qodari menyebut Anies mendapat eksposur tinggi beberapa waktu belakangan. Pandemi covid-19 tak meredupkan pesona Anies.

    "Levelnya itu hanya di bawah Presiden (Joko Widodo), begitu ya. Mau ada covid-19, enggak ada covid-19 pasti eksposur akan sangat tinggi," ujar Qodari.

    Alasan lain yang membuat Anies bakal menjadi kontestan Pilpres 2024 yaitu kedekatan dengan sejumlah kelompok basis Islam. Sebut saja alumni penyelenggara 411, 212, dan berbagai kelompok lainnya.

    Anies juga dikenal dekat dengan sejumlah partai politik. Seperti Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Demokrat, dan sejumlah partai nasionalis lainnya.

    "Apalagi Demokrat sudah melakukan penjajakan juga dengan Anies. Di luar Demokrat misalnya kita tahu ada komunikasi dengan NasDem," ujar dia.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id