comscore

Survei: Masyarakat Belum Kebayang Pengganti Jokowi di 2024

Theofilus Ifan Sucipto - 31 Oktober 2021 05:00 WIB
Survei: Masyarakat Belum Kebayang Pengganti Jokowi di 2024
ilustrasi/medcom.id
Jakarta: Lembaga Survei Independen Nasional (LSIN) membeberkan hasil jajak pendapatnya tentang sosok calon presiden (capres) yang diinginkan masyarakat pada 2024. Hasil survei menyebut masyarakat belum bisa membayangkan sosok yang sesuai untuk menggantikan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Lebih dari 25 persen persen responden tidak menjawab atau tidak mengetahui elektabilitas kandidat berdasarkan top of mind (bayangan)," kata Direktur LSIN Yasin Mohammad dalam telekonferensi di Jakarta, Sabtu, 30 Oktober 2021.
Yasin mengatakan posisi kedua dalam survei instansinya dalam kategori capres bayangan masyarakat adalah Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo. Ganjar mendapatkan dukungan 18,4 persen dalam kategori tersebut.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menduduki posisi ketiga. Anies mendapatkan suara 16,6 persen dari responden yang ditanya oleh LSIN.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyusul Anies di posisi keempat. Prabowo mendapatkan suara 15,8 persen berdasarkan survei LSIN.

"Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mendapat suara 6,4 persen, kemudian Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mendapatkan suara 3,7 persen," ujar Yasin.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa ada di bawah AHY dalam survei tersebut. Khofifah mendapatkan suara 2,1 persen.

Lalu, di posisi bawah ada Ketua Dewan Perwakilan Pusat (DPP) Partai Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua DPR Puan Maharani. Airlangga mendapatkan suara 1,9 persen dan Puan mendapat suara 1,6 persen.

Baca: NasDem Matangkan Koalisi Penyelenggaraan Konvensi Capres 2024

Yasin juga mengatakan respondennya banyak yang tidak bisa membayangkan partai asal presiden selanjutnya. Sebanyak 43,4 persen narasumber tidak menjawab tentang pertanyaan partai yang memungkinkan menjadi pemenang pemilihan presiden (pilpres) 2024.

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mendapatkan suara 11,1 persen dalam survei tersebut. Setelah itu, Partai Gerindra menyusul dengan suara responden 10,1 persen.

"Partai Demokrat ada di posisi ketiga dengan suara 8,4 persen responden," tutur Yasin.

LSIN mengumpulkan jajak pendapat dengan menggunakan metodelogi wawancara dengan cara provability sampling. Sebanyak 1.200 orang yang tersebar di seluruh Indonesia dijadikan responden dalam pengambilan survei ini. Pengambilan survei dilakukan dengan rumus slovin. Margin of error dalam survei ini mencapai 2,8 persen.

(NUR)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id