comscore

Jokowi Tegaskan Ulang Indonesia Siap Jadi Hub Produksi-Distribusi Vaksin

Antara - 13 Mei 2022 07:04 WIB
Jokowi Tegaskan Ulang Indonesia Siap Jadi Hub Produksi-Distribusi Vaksin
Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri KTT Global Covid-19 ke-2 di Washington DC, Amerika Serikat..Biro Pers Sekretariat Presiden.
Jakarta: Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan kembali Indonesia siap menjadi pusat produksi dan distribusi vaksin di kawasan Asia Tenggara maupun Asia-Pasifik. Distribusi vaksin menjadi salah satu aspek penting mewujudkan pemberdayaan dalam upaya bersama membangun arsitektur kesehatan dan kesiapsiagaan dunia yang lebih kuat.

"Dengan kapasitasnya, Indonesia siap menjadi hub produksi dan distribusi vaksin di kawasan," kata Jokowi dalam pidato virtual untuk Konferensi Tingkat Tinggi Global Covid-19 II di Washington DC, Amerika Serikat, yang disiarkan secara daring melalui kanal YouTube resmi Sekretariat Presiden, Jumat, 13 Mei 2022.
Presiden menyampaikan kapasitas kolektif harus diupayakan dengan berdasar pada kerja sama antarnegara sebagai kunci untuk meningkatkan pemberdayaan dalam proses membangun arsitektur kesehatan dan kesiapsiagaan dunia. Beberapa kerja sama yang menurut Jokowi harus diperkuat adalah kolaborasi riset, transfer teknologi, dan akses ke bahan mentah.

"Tidak boleh ada monopoli rantai pasok industri kesehatan. Diversifikasi pusat produksi obat, vaksin, alat diagnostik, dan terapeutik harus dilakukan," ujarnya.

Secara umum, Jokowi meyakini situasi pandemi covid-19 yang mengalami penurunan jumlah kasus aktif nyaris di seluruh dunia harus dimanfaatkan. Salah satunya untuk melancarkan pukulan pemungkas terhadap virus tersebut.

Hal itu bisa dilakukan dengan kolaborasi yang menjembatani tantangan-tantangan vaksinasi covid-19. Mulai dari pembiayaan, logistik, hingga sumber daya manusia.

Sebelumnya, badan kesehatan dunia (WHO) mengumumkan Indonesia menjadi salah satu dari lima negara bersama Bangladesh, Pakistan, Serbia, dan Vietnam, sebagai penerima transfer teknologi vaksin berbasis messenger RNA (mRNA).

Baca: Jokowi Sampaikan Tiga Syarat Membangun Arsitektur Kesehatan Global

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan penunjukan sebagai penerima transfer teknologi vaksin berbasis mRNA sejalan dengan salah satu prioritas Presidensi G20 Indonesia yang mencantumkan upaya pemerataan daya jangkau vaksin di seluruh dunia.

"Ini adalah jenis solusi yang dibutuhkan negara-negara berkembang, solusi yang memberdayakan, solusi yang memperkuat kemandirian kami, solusi yang memungkinkan kami untuk berkontribusi pada ketahanan kesehatan global," kata Menlu.

Retno juga sempat menyampaikan di hadapan forum pertemuan Dewan Aliansi Vaksin Gavi atas kesiapan Indonesia menjadi pusat produksi vaksin COVID-19 di kawasan Asia-Pasifik pada September 2021. Sedangkan Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mendorong pemanfaatan Presidensi G20 Indonesia untuk menjadikan Indonesia sebagai hub produksi vaksin berbasis mRNA untuk kawasan Asia Tenggara.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id