comscore

Tolak Poros Islam, PKS Memilih Nasionalis Religius

Anggi Tondi Martaon - 20 April 2022 14:48 WIB
Tolak Poros Islam, PKS Memilih Nasionalis Religius
Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi/Dok PKS.id
Jakarta: Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak tertarik dengan poros Islam di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Partai peraih 11,4 juta suara nasional pada Pemilihan Umum (Pemilu) 2019 itu memilih bergabung dengan koalisi nasionalis dan religius.

"Hasil Musyawarah Majelis Syura (MMS) VI januari 2022 kemarin, salah satu poinnya adalah mendorong koalisi nasionalis religius," kata Ketua Departemen Politik DPP PKS Nabil Ahmad Fauzi saat dihubungi, Selasa, 19 April 2022.
Nabil menyampaikan PKS ingin membuka diri dengan seluruh partai. Sehingga, komunikasi membangun kekuatan pada Pilpres 2024 tak hanya fokus pada satu kelompok saja.

"PKS akan membangun komunikasi dengan seluruh partai politik dan para tokoh bangsa," kata dia.

Baca: Tanggapi Wacana Poros Islam, PAN: Kami Tidak Ikut

PKS ingin mengusung pasangan calon yang tak hanya identik dengan satu kelompok. PKS ingin mengusung sosok berkarakter nasionalis dan religius.

"Membangun titik temu dalam mengusung calon presiden dan wakil presiden Indonesia yang memiliki karakter nasionalis dan religius," ujar dia.

Wacana poros islam muncul usai pertemuan pimpinan PPP dan PKS pada Maret 2021. Wacana tersebut mendapat sambutan baik dari sejumlah partai berbasis pemilih muslim, di antaranya PBB dan PKB.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id