comscore

Timsel Diminta Cermat Tentukan Calon Anggota KPU dan Bawaslu

Antara - 05 Januari 2022 09:20 WIB
Timsel Diminta Cermat Tentukan Calon Anggota KPU dan Bawaslu
Ilustrasi Medcom.id.
Jakarta: Tim Seleksi (Timsel) Calon Anggota KPU dan Bawaslu Periode 2022-2027 harus solid. Terpenting, cermat dan tepat menentukan calon yang lolos proses seleksi.

"Jangan pilih calon yang tidak bisa membedakan antara posisi jabatan yang netral dan nonpartisan dengan perjuangan kepentingan masyarakat yang akan dapat merusak kepercayaan terhadap kerja serta lembaga penyelenggara pemilu," kata anggota Komisi II DPR Guspardi Gaus dalam keterangannya di Jakarta, Rabu, 5 Januari 2021.
Menurut dia, kecermatan timsel penting agar calon anggota KPU dan Bawaslu yang lolos adalah figur layak. Termasuk berkompeten dan berintregritas tinggi dalam melaksanakan penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu). Sosok yang lolos diharap figur yang memiliki kompetensi, kapabilitas, dan kredibilitas.

"Calon yang lolos harus punya pengetahuan yang mumpuni tentang hal yang berkaitan kepemiluan dan kompleksitasnya. Jangan sampai terkesan yang lolos itu orang kurang kemampuan dan pengalaman serta miskin wawasan," ujarnya.

Guspardi mengatakan faktor penting lainnya adalah integritas dan independensi. Calon tidak memiliki hubungan dengan partai politik adalah faktor yang perlu dipertimbangkan.

Apalaagi, kata dia, para calon anggota KPU-Bawaslu 2022-2027 adalah orang-orang akan ditugaskan melaksanakan pemilihan presiden (pilpres, pemilihan legislatif (pileg), dan pemilihan kepala daerah (pilkada).

"Timsel jangan memilih calon yang hanya mencari jabatan publik. Jangan sampai kita gagal menghantarkan kepala negara, legislatif, gubernur, bupati dan wali kota," kata dia.

Baca: Timsel Tak Berencana Buat Pakta Integritas Calon Anggota KPU-Bawaslu

Saat ini, Timsel telah melakukan tes wawancara terhadap 48 peserta terdiri dari 28 calon anggota KPU dan 20 calon anggota Bawaslu. Timsel akan menyaring dan menyisakan 24 calon terdiri dari 14 calon anggota KPU dan 10 calon anggota Bawaslu untuk kemudian diserahkan kepada Presiden Jokowi.

Proses berikutnya Presiden akan menyerahkan daftar nama 24 orang tersebut ke DPR untuk mengikuti uji kepatutan dan kelayakan. Dari situ, ditentukan tujuh orang anggota terpilih KPU dan lima orang anggota terpilih Bawaslu.

"Saat dilakukannya proses uji kelayakan di DPR, kami akan mendalami mengenai substansi tentang kepemiluan kepada calon dan akan mengulik rekam jejak, kapabilitas, independensi dan integritas calon pimpinan KPU-Bawaslu," kata dia.

(JMS)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id