comscore

Kadernya Diganggu Partai Lain, NasDem Anggap Biasa dalam Dunia Politik

Achmad Zulfikar Fazli - 09 Januari 2022 11:07 WIB
Kadernya Diganggu Partai Lain, NasDem Anggap Biasa dalam Dunia Politik
Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Jawa Barat Rajiv. Dok. Istimewa
Jakarta: Ketua Dewan Pertimbangan Partai NasDem Jawa Barat Rajiv tak mempersoalkan bila ada partai lain yang membujuk kader NasDem, Sahrul Gunawan, pindah ke partai lain. Wakil Bupati Bandung Barat itu sempat terlihat mengenakan setelan kuning di acara internal Partai Golkar.

Rajiv menganggap gangguan itu sebagai hal yang biasa dalam dunia politik. Dia pun selalu menanamkan sikap politik santun kepada kader-kadernya.
"Apalagi menyangkut Kabupaten Bandung, bahkan fenomena gangguan terhadap Syahrul Gunawan untuk diajak bergabung ke partai lain, sudah terjadi sejak lama, pada saat satu bulan sebelum Pemilihan Kepala Daerah 2020," ujar Rajiv dalam keterangan tertulis, Minggu, 9 Januari 2022.

Kang Rajiv, sapaan akrabnya, mengaku tidak kaget melihat gejolak yang terjadi di daerahnya. Dia pun mengingatkan semua pihak tetap menahan syahwat politiknya agar tidak mengganggu kerja partai.

"Partai NasDem bersyukur juga karena sebelum tahun politik 2024, para mental-mental yang kurang baik keluar dengan sendiri secara alamiah, sehingga tidak membebankan Partai NasDem kembali," ujar Rajiv.

Baca: Wibi Ajak Anak-anak Muda Terjun ke Partai Politik

Rajiv tak mau menanggapi lebih jauh perihal gejolak ini. Terpenting, dia menegaskan NasDem tidak akan memelihara kader-kader yang tak setia dengan partai.

"Saya rasa cukup saja tidak perlu ditanggapi berlebihan, saatnya kita fokus terhadap Pemilu 2024 dengan kerja-kerja sosial dan kerja-kerja kemanusiaan guna membantu masyarakat," tegas dia.

(AZF)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id