PKS Klaim Diajak Gabung Kabinet

    Whisnu Mardiansyah - 21 Oktober 2019 20:24 WIB
    PKS Klaim Diajak Gabung Kabinet
    Wakil Mejelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid. Foto: Medcom.id/Gervin Nathaniel Purba
    Jakarta: Wakil Mejelis Syura Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Hidayat Nur Wahid mengeklaim partainya pernah diajak pihak Istana bergabung dengan kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Ajakan disampaikan pada sejumlah kader partai. 

    "Setelah pimpinan MPR bertemu Pak Jokowi, lisan secara langsung, waktu itu ada konferensi pers kan. Setelah konpers itu saya dijawil Pak Pratikno (Mensesneg) dan diajak mojok, kami berdua. Pak Sohibul juga sudah ditelepon oleh Istana," kata Hidayat di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, 21 Oktober 2019.

    Hidayat mengaku ajakan juga disampaikan pada beberapa pengurus DPP PKS. Mereka mendapat telepon dari pihak Istana dan diajak bergabung. 

    Wakil Ketua MPR itu menegaskan, PKS bulat berada di luar pemerintahan. Dia menuturkan ada tiga alasan PKS memilih menjadi oposisi. 

    Pertama, menjadi oposisi paling rasional bagi PKS. Hidayat menyadari partainya bagian dari pihak yang kalah di Pilpres 2019. Konsekuensinya, berada di luar pemerintahan.

    "Dulu zaman Gus Dur kami poros tengah, kami menang, kami dalam kabinet. Zaman Pak SBY menang, kami dalam kabinet. Dengan Pak Prabowo kalah ya kami di luar kabinet," terang Hidayat.

    Kedua, sikap Mejelis Syura partai sudah jelas PKS berada di luar kabinet. "Sebagai kader partai kami harus menaati keputusan partai. Sampai hari ini belum ada keputusan," ujar Hidayat.

    Ketiga, PKS mempertimbangkan aspirasi dan suara konstituen. Mereka diposisikan sebagai pemegang suara tertinggi partai.

    "Kami harus mempertimbangkan mereka. Dan mereka mayoritas mutlak menginginkan PKS berada di luar kabinet. Jadi atas dasar itulah kami mengambil sikap ini," tegas Hidayat. 



    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id