Dukungan Tiga 'Godfather' Golkar Menentukan Ketum Terpilih

    Arga sumantri - 28 November 2019 09:27 WIB
    Dukungan Tiga '<i>Godfather</i>' Golkar Menentukan Ketum Terpilih
    Pengamat politik, Adi Prayitno. Foto: Medcom.id/Fachri Audhia Hafiez.
    Jakarta: Kontestasi pemilihan ketua umum (ketum) Partai Golkar dinilai tidak bisa semata membaca pertarungan politik para kandidat. Dukungan tokoh senior Golkar diyakini ikut menentukan ketum terpilih.

    "Ada banyak 'godfather' di internal Golkar yang cukup menentukan siapa yang harus jadi ketua umum," kata pengamat politik Adi Prayitno kepada Medcom.id, Kamis, 28 November 2019. 

    Ada tiga politikus senior yang dilabeli godfather Golkar, yakni mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, Menteri Koordinator bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan, dan Ketua Dewan Kehormatan Akbar Tandjung  Akbar Tanjung. Namun, kecenderungan politik ketiga senior Golkar itu masih sulit dibaca. 

    "Saya juga menduga ke mana arah dukungan senior-senior yang saya sebut sebagai godfather itu cukup akan menentukan siapa yang akan menang," papar pengamat asal Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta itu. 

    Menurut Adi, hanya ada dua kandidat kuat dalam pemilihan ketum Golkar, yakni petahana Ketum Golkar Airlangga Hartarto, dan Wakil Koordinator bidang Pratama Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet). Keduanya relatif punya bekal politik yang memadai dan dekat dengan Presiden Joko Widodo.

    Airlangga merupakan menteri perekonomian di kabinet Presiden Joko Widodo. Sementara itu, Bamsoet merupakan ketua MPR. 

    "Sama-sama kuat. Dari segi modal kapital, ini bisa dibaca sama," ucap Adi. 

    Dia menilai Airlangga sedikit unggul dari kompetitornya karena masih menjabat sebagai ketum Golkar. Airlangga dianggap mampu lebih leluasa melakukan penetrasi, dan punya pengaruh cukup kuat terhadap pemilik suara Golkar. Sedangkan, Bamsoet tak punya po.sisi kuat di struktural partai berlambang pohon beringin itu. 

    "Tapi, politik di Golkar tidak bisa dibaca semata soal Bamsoet dan Airlangga," pungkasnya.

    Golkar dijadwalkan menggelar munas pada 4-6 Desember 2019. Salah satu agenda munas yaitu memilih ketua umum Golkar periode 2019-2024.
     
    Airlangga dipastikan akan maju calon ketum Golkar dalam munas pada Desember 2019. Airlangga akan bersaing dengan Bamsoet, dan Agun Gunandjar, dan Indra Bambang Utoyo, untuk memperebutkan kursi nomor satu di Golkar. 

    Partai Golkar dijadwalkan menggelar munas pada awal Desember. Salah satu agendanya yaitu memilih ketum Golkar periode 2019-2024. Sejauh ini, Airlangga dan Bamsoet jadi dua nama terkuat yang bakal bertarung merebut kursi ketum.

    Namun, ada juga nama lain yang sudah mendeklarasikan diri maju sebagai calon ketum Golkar. Mereka ialah eks Ketua DPP Golkar Indra Bambang Utoyo dan politikus senior Golkar Agun Gunandjar.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id