comscore

Menkominfo Beberkan Pentingnya Smart City Mencegah Urbanisasi

Candra Yuri Nuralam - 14 Desember 2021 18:12 WIB
Menkominfo Beberkan Pentingnya <i>Smart City</i> Mencegah Urbanisasi
Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G. Plate/Istimewa
Jakarta: Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan pengembangan smart city atau kota pintar sangat penting. Sebab, kota tersebut bakal mengakomodasi kebutuhan warganya dan mencegah urbanisasi atau perpindahan penduduk.

"Pengembangan kota cerdas atau smart city melalui Gerakan Menuju Smart City menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh kita bersama, yang diinisiasi oleh Kementerian Kominfo," kata Johnny melalui keterangan tertulis, Selasa, 14 Desember 2021.
Menurut dia, penyiapan kota cerdas sekaligus menjawab tantangan kependudukan. Diproyeksikan, 82,37 persen warga bakal hidup di pusat kota pada 2045. Sehingga kehadiran smart city semakin relevan.

“Untuk itu lah diperlukan strategi pengembangan kota yang akomodatif terhadap perkembangan zaman," kata Johnny.

Menurut dia, pengembangan smart city menjadi bagian dari utilisasi teknologi digital dalam pengelolaan kota. Sebagai bentu aktualisasi transformasi digital yang inovatif dan solutif. 

Baca: Kemendagri Dorong Pemkot Berlomba-lomba Bangun Kota Pintar

Johnny mendorong pemerintah daerah memanfaatkan teknologi digital, termasuk Internet of Things (IoT) dalam membuat terobosan baru atau smart solution. Hal tersebut sejalan dengan arus digitalisasi meningkatkan produktivitas dan optimalisasi layanan publik. 

“Teknologi Internet of Things akan mengalami perkembangan pesat di tahun 2025, di mana akan terdapat  41,6 miliar perangkat IoT terpasang secara global," kata Johnny.

Dia memprediksi 400 juta perangkat IoT terpasang di Indonesia pada 2022. Jumlaj tersebut diperkirakan meningkat menjadi 678 juta pada 2025, seiring dengan pemerataan 5G.

Johnny juga mengatakan nilai pangsa pasar IoT di Indonesia mengalami peningkatan dari Rp355 triliun pada 2022 menjadi Rp557 triliun pada 2025. Volume data juga diprediksi meningkat.

“Contoh, sebuah smart city atau kota cerdas dengan satu juta penduduk dapat menghasilkan 200 petabyte data setiap harinya,” kata dia.

Menkominfo juga memaparkan upaya pemerintah menghadirkan teknologi 5G di Indonesia. Hal tersebut sebagai dukungan pengembangan ekosistem IoT di seluruh wilayah. 

“Setelah lebih dari 11 kali testing, 5G sudah rollout di Indonesia, lisensi operasi komersial telah diberikan kepada tiga operator nasional dan saat ini sedang membangun di 9 kota aglomerasi yang tentu akan mendorong dan meningkatkan pemanfaatan IoT,” kata Johnny.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id