Pemisahan BIN dari Kemenko Polhukam Dinilai Tepat

    Anggi Tondi Martaon - 19 Juli 2020 05:00 WIB
    Pemisahan BIN dari Kemenko Polhukam Dinilai Tepat
    Ilustrasi/Antara.



    Jakarta: Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) memisahkan Badan Intelejen Negara (BIN) dari koordinasi Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenko Polhukam) dianggap tepat. Sebab tugas Kemenko Polhukam lebih kepada koordinasi, sinkronisasi dan pengendalian urusan kementerian bidang politik, hukum dan keamanan.

    Sedangkan tugas BIN melaksanakan tugas pemerintahan bidang intelijen. Tugas ini termaktub pada Undang Undang (UU) Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara.

     



    "Dilihat dari tugasnya, maka tugas BIN lebih luas daripada tugas Kemenko Polhukam," kata Ketua DPP NasDem Bidang Pertahanan dan Kemanan Supiadin Aries Saputra kepada Medcom.id, Sabtu, 18 Juli 2020.

    Anggota Komisi I periode 2014-2019 itu menjelaskan, tugas intelijen BIN mencakup semua aspek kehidupan. Yakni geografi, demografi, kekayaan alam, ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan keamanan nasional.

    Baca: Koordinasi Langsung BIN ke Presiden Dinilai Tepat

    "Dengan demikian, sudah tepat kalau BIN dikeluarkan dari fungsi koordinasi Kemenko Polhukam karena tugasnya yang begitu luas," ungkap dia.

    Selain itu, BIN bertanggungjawab langsung kepada presiden dalam pelaksanaan tugasnya. Kemudian, kepala negara selanjutnya meneruskan informasi tersebut kementerian dan lembaga.

    Namun demikian, dia ingin BIN tetap berkoordinasi dengan semua kementerian/lembaga dalam menjalankan tugasnya. Meski tidak dengan koordinasi secara langsung.

    Mayor Jenderal TNI (Purn) itu menilai langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 73 Tahun 2020 tentang Kemenkopolhukam dianggap tepat. Tidak masalah jika lembaga yang dipimpin oleh Budi Gunawan itu dikeluarkan dari Kemenko Polhukam.

    "Tidak ada masalah yang serius ketika BIN tidak di bawah fungsi koordinasi Kemenko Polhukam," ujar dia.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id