Pemerintah Diminta Tak Gegabah Pulangkan Eks ISIS

    Candra Yuri Nuralam - 09 Februari 2020 18:56 WIB
    Pemerintah Diminta Tak Gegabah Pulangkan Eks ISIS
    Anggota DPR RI Masinton Pasaribu (Foto:Antara/Aditya Pradana Putra)
    Jakarta: Pemerintah diminta tidak gegabah menanggapi isu pemulangan Warga Negara Indonesia (WNI) eks anggota ISIS. Pemerintah diharap mengkaji lebih jauh rencana pemulangan tersebut.

    "Negara tidak perlu buru-buru menerima kepulangan tersebut. Harus dikaji secara utuh dan teliti," kata Anggota DPR Fraksi PDIP Masinton Pasaribu kepada Medcom.id, Minggu, 9 Februari 2020.

    Hal pertama yang harus dikaji menurut Masinton adalah urgensi dari pemulangan mantan kombatan ISIS itu. Setidaknya, aspek hukum pemulangan harus dipertimbangkan.

    "Aspek legalitas yuridis, seperti status hukum dan status kewarganegaraannya," ucap Masinton.

    Pemerintah Diminta Tak Gegabah Pulangkan Eks ISIS
    Kamp Al-Hol di Suriah menjadi tempat tinggal keluarga dari anggota ISIS. Foto: AFP

    Anggota komisi hukum itu juga meminta pemerintah menimang ideologi dari mantan kelompok teroris gelobal tersebut. Hal itu dinilai penting dilakukan agar pemerintah tidak membawa pulang paham radikalisme dari WNI itu.

    "Karena mereka bergabung ke organisasi teroris ISIS atas dasar keyakinan ideologi politik dan anti Pancasila," ujar Masinton.

    Pemerintah diminta berkaca dari masa lalu. Terpenting, melakukan evaluasi perubahan sikap mantan anggota kelompok radikal yang sudah taubat.

    "Terlebih dahulu melakukan evaluasi program deradikalisasi terhadap eks ISIS yang kembali sebelumnya," kata Masinton.





    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id