Kata Pencegahan Diusulkan Masuk Judul RUU TPKS

    Anggi Tondi Martaon - 16 November 2021 16:03 WIB
    Kata Pencegahan Diusulkan Masuk Judul RUU TPKS
    Ilustrasi. Medcom.id



    Jakarta: Sejumlah legislator mengusulkan kata pencegahan masuk dalam judul Rancangan Undang-Undang (RUU) Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS). Sehingga, tercermin unsur pencegahan pada bakal beleid yang dibahas Badan Legislasi (Baleg) tersebut.

    "Karena itu esensi yang kita harapkan, kekerasan seksual nanti kita atasi terlebih dahulu supaya tidak meningkat jumlahnya," kata anggota Baleg My Esti Wijayati di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa, 16 November 2021.

     



    Dia juga meminta penyusunan RUU TPKS diperbaiki. Unsur pencegahan selayaknya ditempatkan pada bagian awal.

    "Sebelum masuk penanganan tindak pidana kekerasan seksual, pencegahan harus ada di awal, di bab awal dan pasal-pasal awal," ungkap dia.

    Hal senada disampaikan anggota Baleg Adde Rosi Khoerunnisa. Menurut dia, unsur pencegahan harus diutamakan dalam penyusunan RUU TPKS.  

    "Pencegahan ini (harus) kita masukan di bab awal," ujar Adde.

    Baca: Disahkan Akhir November, Fokus RUU TPKS Pada Perlindungan Korban

    Dia mengatakan tidak ada aturan baku bahwa pengaturan soal sanksi harus menjadi bagian awal sebuah bakal beleid. Bahkan, ketentuan sanksi dan hukuman pada beberapa undang-undang berada di bagian belakang.

    "Oleh karena itu dipertimbangkan kembali apakah memang rangkaiannya bisa kita ubah, misalnya pencegahan dulu kemudian berbicara hak, kemudian berbicara pemulihan, baru ending-nya kita simpan sanksi atau hukuman di belakangnya," ujar dia.

    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id