Belum Disahkan, DPR Ingin Kurangi Daftar Prolegnas Prioritas 2021

    Anggi Tondi Martaon - 17 Februari 2021 17:54 WIB
    Belum Disahkan, DPR Ingin Kurangi Daftar Prolegnas Prioritas 2021
    Ilustrasi DPR. Medcom.id



    Jakarta: Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Prioritas 2021 belum juga disahkan. Salah satu alasannya, ada keinginan mengurangi jumlah beleid yang bakal dibahas tahun ini.

    "Yang saya dengar ada keinginan untuk ditekan lagi seminimal mungkin," kata anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR Firman Soebagyo kepada Medcom.id, Rabu, 17 Februari 2021.






    Firman menyebut pemerintah, DPR, dan DPD telah sepakat 33 rancangan undang-undang (RUU) masuk Prolegnas Prioritas 2021. Namun, keputusan tingkat I penyusunan daftar prolegnas prioritas belum disepakati di Badan Musyawarah (Bamus) DPR.

    Penentuan agenda paripurna dilakukan antara pimpinan DPR, fraksi, dan alat kelengkapan dewan (AKD). "Nah ternyata di situ (Bamus) tidak terjadi kesepakatan," ungkap dia.

    Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Golkar di Baleg itu menyayangkan Prolegnas Prioritas 2021 belum disahkan lantaran ada keinginan mengurangi jumlah RUU. Dia menyebut tidak ada jaminan target prolegnas prioritas tercapai karena jumlah beleid yang dibahas sedikit.

    "Walaupun ditetapkan lima, belum tentu juga bisa diselesaikan semua, tergantung kerumitan undang-undang itu," tutur dia.

    Firman mendesak Prolegnas Prioritas 2021 segera disahkan. Dia menyebut upaya lain bisa dilakukan untuk mengurangi jumlah RUU tanpa menahan pengesahan di Paripurna.

    "Masalahnya minta diminta diminimalkan. Tapi caranya (menahan pengesahan) kurang tepat," ujar Firman.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id