Masyarakat Diminta Memahami Keputusan Peniadaan Mudik

    Anggi Tondi Martaon - 26 Maret 2021 19:04 WIB
    Masyarakat Diminta Memahami Keputusan Peniadaan Mudik
    Wakil Ketua DPR, Sufmi Dasco Ahmad. Medcom.id



    Jakarta: Masyarakat diminta memahami keputusan peniadaan mudik Idulfitri 1422 Hijriah. Kebijakan itu diambil untuk meminimalkan potensi peningkatan kasus covid-19.

    "Kita sama-sama menjaga supaya lonjakan covid-19 tidak tinggi dan tidak naik, bahkan harus turun," kata Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco Ahmad saat dihubungi, Jumat, 26 Maret 2021.






    Politikus Gerindra itu menyebut keputusan untuk kebaikan bersama. Sebab, peningkatan kasus covid-19 cenderung tinggi setelah libur bersama.

    "Alhamdulillah ada beberapa libur belakangan (2021) pemerintah melarang kegiatan pulang kampung," ujar dia.

    (Baca: Peniadaan Mudik Harus Dibarengi Pembatasan Transportasi Umum)

    Sufmi menilai kebijakan tersebut efektif menekan lonjakan penyebaran covid-19. Apalagi, pemerintah menerapkan sejumlah kebijakan lain untuk menurunkan angka penyebaran. Salah satunya, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM).

    "Lonjakan covid-19 yang tinggi itu akhirnya menurun karena protokol kesehatan yang ketat dan aturan pemerintah," ujar dia.

    Selain itu, Sufmi meminta masyarakat semakin disiplin menjalankan protokol kesehatan. Sehingga, peniadaan mudik kali ini merupakan yang terakhir.

    Sebelumnya, pemerintah menetapkan peniadaan mudik Idulfitri 2021. Masyarakat dilarang bepergian ke luar daerah dari 6-17 Mei 2021.

    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id