Pengamat UI: UU Cipta Kerja Revolusi Legislasi

    Antara - 19 Oktober 2020 02:41 WIB
    Pengamat UI: UU Cipta Kerja Revolusi Legislasi
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Pengamat politik Universitas Indonesia (UI) Kusnanto Anggoro menilai keberadaan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) sebagai revolusi dalam proses legislasi. Selama ini, tidak ada UU yang menggabungkan beberapa ketentuan menjadi satu. 

    "Kalau dari orientasi tujuannya harus diakui bahwa omnibus law UU Cipta Kerja adalah revolution on legislation process," kata Kusnanto dalam diskusi daring Parasyndicate, Minggu, 18 Oktober 2020.

    Menurut dia, sejatinya hampir semua UU yang keluar mulai 2000 hingga sekarang banyak yang bertabrakan satu sama lain. Hal ini terjadi karena masing-masing sektor membuat aturan sendiri.

    "UU Jalan Raya, misalnya, diajukan Departemen Perhubungan, melalui Ditjen (Direktorat Jenderal) Perhubungan Darat, UU Irigasi oleh Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat), atau UU Lingkungan Hidup oleh Kementerian LHK (Lingkungan Hidup dan Kehutanan)," kata dia.

    Ia mengatakan proses pembuatan UU memang melibatkan lintas sektor dengan mengundang pihak terkait. Namun, dalam realitasnya hal itu kerap tidak efektif.

    Ia mencontohkan penyusunan naskah akademik suatu UU pasti mengundang banyak pihak, termasuk lintas departemen. Namun, pada prosesnya mereka belum tentu datang atau hanya diwakilkan.

    "Jadi, tidak mudah menemukan hati di antara pihak-pihak itu (pembuat UU). Akhirnya, UU yang ada sifatnya menjadi sangat sektoral," kata dia.

    Baca: Pembahasan Materi UU Cipta Kerja Dikalahkan Berita Aksi Massa

    Sementara itu, mantan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Sarwono Kusumaatmadja mengatakan Presiden Joko Widodo memiliki alasan kuat agar omnibus law ini segera disahkan. Aturan ini diyakin memiliki tujuan baik.

    "Jadi, Presiden Jokowi berpikir agar UU ini tidak ditunda meski krisis. Sebab kalau ditunda, setelah krisis lewat maka kita akan menghadapi masalah yang lebih besar," ujar dia.

    (OGI)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id