Pencarian Sriwijaya Air SJ-182 Dikebut

    Candra Yuri Nuralam - 11 Januari 2021 08:34 WIB
    Pencarian Sriwijaya Air SJ-182 Dikebut
    Petugas mengevakuasi kantong jenazah berisi jasad korban kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182. MI/Ramdani
    Jakarta: Pencarian korban dan pecahan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 di perairan Kepulauan Seribu dikebut. Pencarian tidak akan berhenti sampai tenggat waktu.

    "Tim gabungan akan terus mengumpulkan potongan pesawat dan lainnya, hingga proses pencarian dinyatakan selesai," tulis Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam akun Instagram @budikaryas, Senin, 11 Januari 2021.

    Budi mengatakan Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) sudah menyiapkan tiga unit ping locater finder dan alat pendeteksi objek bawah laut. Alat itu dipasangkan di kapal Baruna Jaya IV milik Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT).

    Baca: Menhub: Potongan Besar Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 Segera Diangkat

    Budi berharap pencarian hari ini membuahkan hasil. Masyarakat diminta membantu dengan doa.

    Pesawat Sriwijaya Air dengan call sign SJ-182 rute Jakarta-Pontianak hilang kontak pukul 14.40 WIB, Sabtu, 9 Januari 2021. Pesawat berjenis Boeing 737-500 dengan nomor registrasi PK CLC itu lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten, pukul 14.36 WIB.

    Posisi terakhir pesawat itu berada di 11 mil laut utara Bandara Soetta, tepatnya di sekitar Pulau Laki, Kepulauan Seribu. Pesawat tercatat hendak menambah ketinggian dari 11 ribu ke 13 ribu kaki. Pesawat yang dipastikan jatuh itu mengangkut 62 orang yang terdiri atas 50 penumpang dan 12 kru.

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id