PKB Nilai Koalisi Kerakyatan tak Tawarkan Gagasan

    Whisnu Mardiansyah - 14 Juni 2018 14:48 WIB
    PKB Nilai Koalisi Kerakyatan tak Tawarkan Gagasan
    Wakil Sekretaris Jenderal PKB Jazilul Fawaid--Medcom.id/Whisnu Mardiansyah
    Jakarta: Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menilai belum ada koalisi-koalisi selain poros Presiden Joko Widodo yang menawarkan visi-misi dan gagasan. Termasuk pun koalisi kerakyatan yang digagas Partai Demokrat. 

    "Saya belum melihat poros yang ada itu menawarkan gagasan," kata Wakil Sekretaris Jenderal PKB Jazilul Fawaid kepada Medcom.id, Kamis, 14 Juni 2018. 
    Mengenai koalisi kerakyatan yang ditawarkan Partai Demokrat, Jazilul melihat tidak ada bedanya dengan koalisi-koalisi yang lainnya. Koalisi-koalisi ini dibentuk hanya untuk kepentingan partai tertentu demi meloloskan calon yang mereka usung. 

    "Yang diinginkan masyarakat itu bukan nama koalisi. Tetapi visi dan misi kedepan dan figurnya," jelas Jazilul. 

    Baca: Cak Imin Nilai Koalisi Kerakyatan Sulit Terbentuk

    Sebelumnya, Partai Demokrat mendorong terbentuknya koalisi kerakyatan sebagai pesaing koalisi keumatan dan koalisi pendukung Jokowi. Sebagai penggagas, Demokrat hanya meminta kursi 10 persen di parlemen dan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai cawapres.

    "Partai Demokrat yang menurut potret lembaga survei ada figur kader untuk jadi cawapres. Silakan gabung ke kami, silakan capresnya dari kalian, maka ini akan jalan," jelas Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahean, Jakarta, Kamis, 7 Juni 2018.

    Partai Demokrat kini tengah intens membangun komunikasi dengan partai politik lain. Termasuk menjalin hubungan dengan kandidat capres lain.




    (YDH)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id