DPR Tak Masalah Dituding Selundupkan Revisi UU KPK

    Nur Azizah - 09 Januari 2020 13:02 WIB
    DPR Tak Masalah Dituding Selundupkan Revisi UU KPK
    Anggota Komisi III DPR Arsul Sani. MI/Rommy Pujianto.
    Jakarta: Tim advokasi penggugat revisi UU Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menuding DPR sengaja menyelundupkan produk hukum tersebut. Anggota Komisi III DPR Arsul Sani tak ambil pusing dengan tudingan itu.

    "Negara ini demokrasi, kita dengarkan saja, toh sekarang persoalan UU KPK hasil revisi yang melahirkan UU Nomor 19 tahun 2019 itu sedang diuji materi," kata Arsul di Kompleks Parlemen, Jakarta Pusat, Kamis, 9 Januari 2020.

    Arsul meminta Mantan Ketua KPK Agus Raharjo Cs membuktikan tuduhan tersebut. Arsul mengaku siap memberikan keterangan di Mahkamah Konstitusi jika diperlukan.

    "Ya silakan saja (menuding), yang mengatakan itu penyeludupan UU silahkan didalilkan dan dibukti kan di sana. Nanti kan DPR juga memberikan keterangan," ujar dia.

    Politikus Partai Persatuan Pembangunan (PPP) itu akan menyiapkan sejumlah keterangan terkait revisi UU KPK. Ia bakal membawa sejumlah dokumen untuk membantah dalil tersebut.

    "Saya kira kami yang Komisi III dan tim kuasa hukum akan menyiapkan keterangan ketika MK sudah saatnya meminta keterangan DPR," pungkas dia.

    Sebelumnya, kuasa hukum Agus Raharjo cs, Muhamad Isnur menyebut DPR menyelundupkan Revisi UU KPK. Hal ini disampaikan saat sidang uji materi UU KPK yang diajukan eks Ketua KPK Agus Rahardjo di Mahkamah Konstitusi pada Rabu, 8 Januari 2020.

    "Pembentuk Undang-undang melakukan penyelundupan dalam proses perencanaan dan pembahasan perubahan UU KPK kedua," kata Isnur.





    (DRI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id