Putra Daerah Perlu Dipertimbangkan Masuk Kabinet Jokowi

    Husen Miftahudin - 20 Agustus 2019 12:32 WIB
    Putra Daerah Perlu Dipertimbangkan Masuk Kabinet Jokowi
    Sejumlah anggota dari Aspirasi Indonesia dan Masyarakat NTT se-Jabodetabek menyuarakan agar tokoh NTT masuk kabinet Joko Widodo-Ma'ruf Amin. Foto: Dok. Istimewa
    Jakarta: Ketua Aspirasi Indonesia Marcel Ade Wawo menilai putra-putra asli daerah perlu dipertimbangkan masuk Kabinet Kerja Jilid II Jokowi-Ma'ruf Amin. Salah satunya putra daerah asal Nusa Tenggara Timur (NTT).

    Marcel menyebut tiga nama yang layak dipilih sebagai menteri karena peran dan kontribusinya. Ketiganya ialah Andi Gani Nena Wea, Johnny G Plate, dan Melchias Marcus Mekeng.

    Andi Gani misalnya. Menurut Marcel, Andi layak menjadi pembantu Jokowi karena loyalitas yang tak diragukan. Apalagi, Andi merupakan sahabat dekat Jokowi sejak menjabat sebagai Wali Kota Solo.

    "Andi juga tercatat sebagai presiden buruh terbesar di Indonesia yaitu KSPSI dan presiden buruh ASEAN, manajerialnya juga sangat baik. Jadi, pantas dan sangat layak mengemban tugas di kabinet," ujar Marcel dalam keterangannya, Jakarta, Selasa, 20 Agustus 2019.

    Menurut dia, Andi menguasai masalah ketenagakerjaan dan perburuhan. Posisi Menteri Ketenagakerjaan atau yang berhubungan dengan ekonomi kerakyatan seperti koperasi tak perlu lagi ragu diberikan kepadanya. 

    Johnny G Plate yang saat ini duduk sebagai Sekjen Partai NasDem juga layak ditunjuk sebagai menteri lantaran banyak bergelut di sektor ekonomi. Setali tiga uang dengan Melchias Marcus Mekeng yang disebut punya segudang pengalaman di dunia keuangan.

    Marcel menjelaskan kehadiran tokoh dari Indonesia Timur terutama NTT di susunan kabinet baru sangat penting. Karena pembangunan bangsa dan keadilan yang merata sangat dibutuhkan Indonesia. 

    "Sudah selayaknya figur-figur dari Indonesia Timur terutama NTT mendapatkan kesempatan. Ini dilakukan untuk mempercepat proses pemerataan pembangunan. Salah satu caranya melibatkan dan aktif dalam proses pengambilan kebijakan serta keputusan," ungkap dia.

    Terlebih Jokowi-Ma'ruf Amin menang mutlak dalam pemilihan presiden 2014 dan 2019 di NTT. Jokowi selayaknya memberikan kursi menteri kepada putra asli NTT dalam kabinet.

    "Jadi, di NTT selama dua periode, Jokowi menang mutlak di atas 90 persen suara. Hal ini menunjukkan dukungan politik masyarakat NTT secara tulus kepada Jokowi. Karena itu, tidak berlebihan jika Jokowi mempertimbangkan untuk mengakomodasi salah satu putra NTT dalam kabinet mendatang," pungkas Marcel.



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id