comscore

Menteri Diminta Bekerja Sesuai Tupoksi

M Sholahadhin Azhar - 12 Mei 2022 07:16 WIB
Menteri Diminta Bekerja Sesuai Tupoksi
Aktivis hak asasi manusia (HAM) Haris Azhar/Medcom/Fachri
Jakarta: Manuver pembantu presiden menjelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024 dikritik. Aktivis hak asasi manusia (HAM) Haris Azhar meminta para menteri bertindak sesuai tugas pokok dan fungsi (tupoksi).

Dia menyinggung rencana bagi-bagi rumah kepada korban 12 Mei yang dilakukan salah satu menteri. "Kan lucu, ada menteri-menteri yang bukan tupoksinya urus kasus pelanggaran HAM, malah kasih rumah," kata Haris saat dikonfirmasi, Rabu, 11 Mei 2022.
Haris tak membeberkan gamblang rencana itu. Dia menegaskan hal tersebut murni manuver politik. Haris menyebut seharusnya pembantu presiden fokus pada tugas yang diberikan.

"Kemungkinannya ada dua, mereka ambil alih tugas pejabat yang seharusnya berwenang," kata Haris.

Baca: Menteri Yang Ingin Nyapres Sebaiknya Mundur

Kemungkinan kedua, kata dia, menteri terkait ingin mengkritik Presiden Joko Widodo atas kasus HAM yang tak kunjung selesai. Terlepas dari kemungkinan itu, dia tak ingin pembantu presiden teralu fokus pada agenda politik Pilpres 2024.

Di sisi lain, Haris menyayangkan niatan memberi rumah bagi korban kerusuhan 12 Mei 1988. Menurut dia, hal tersebut bukan solusi untuk menyelesaikan kasus dugaan pelanggaran HAM.

Haris menegaskan penyelesaian kasus tersebut butuh upaya komprehensif, proses hukum, dan fakta peristiwa. Sehingga, masalah dapat diselesaikan dan pelaku dapat diungkap.

(ADN)

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

 

 

 

Komentar

LOADING
Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

  1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
  2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
  3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
  4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

Anda Selesai.

Powered by Medcom.id