Dewan Pers Diminta Beri Masukan pada Omnibus Law Cipta Kerja

    Indriyani Astuti - 18 Februari 2020 22:22 WIB
    Dewan Pers Diminta Beri Masukan pada Omnibus Law Cipta Kerja
    Menko Polhukam Mahfud MD. Foto: Medcom.id/Hasan
    Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD sudah berkoordinasi dengan Dewan Pers terkait Rancangan Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja. Dewan Pers diminta beri masukan ke DPR apabila ada pasal yang dianggap tidak sesuai dengan kebebasan pers.

    "Tidak boleh ada pengekangan kebebasan pers. Saya sudah bicara dengan Dewan Pers silahkan sampaikan ke DPR," ujar Mahfud di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta, Selasa, 18 Februari 2020.

    Menurut Mahfud, draf Omnibus Law Cipta Kerja belum final. Masyarakat bisa memberikan masukan pada pasal-pasal yang ada di draf tersebut agar dapat diperbaiki dalam pembahasan di DPR.

    "Ada forum untuk memperbaiki itu melalui rapat dengar pendapat umum (RDPU) dan penyusunan daftar inventaris masalah (DIM)," ucap dia.

    Dewan Pers Diminta Beri Masukan pada Omnibus Law Cipta Kerja
    Ilustrasi jurnalis. Foto: Medcom.id

    DPR dan pemerintah juga akan mengundang pemangku kepentingan dalam RDPU untuk mendapatkan masukan dari masyarakat. Namun, Mahfud meminta masyarakat tidak lagi memperdebatkan soal penamaan omnibus law. Mahfud menjelaskan omnibus law merupakan istilah dalam ilmu hukum, yakni regulasi atau undang-undang (UU) yang mencakup berbagai isu atau topik. Penyebutan omnibus law dipilih lantaran di dalamnya menggabungkan banyak aturan perundang-undangan.

    "Nama resminya bukan omnibus law tetapi itu nama dalam ilmu hukum. Omnibus law nama generik sedangkan RUU Cipta Kerja nama spesifiknya," terang dia.

    Mahfud mengatakan dalam hukum ada banyak istilah asing yang diserap, seperti inkrah atau berkekuatan hukum tetap dan mengikat, serta aanmaning atau pemanggilan oleh pengadilan. 



    (AZF)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id