Jejak Calon Kapolri Agus Andrianto Pernah Tangani Kasus Ahok

    Cindy - 10 Januari 2021 04:23 WIB
    Jejak Calon Kapolri Agus Andrianto Pernah Tangani Kasus Ahok
    Kabarhakam Polri Komjen Agus Andrianto. MI/Subarkah.
    Jakarta: Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan (Kabarhakam) Polri Komisaris Jenderal (Komjen) Agus Andrianto menjadi salah satu calon pengganti Kapolri Jenderal Idham Azis. Nama Agus telah dikantongi Presiden Joko Widodo bersama empat calon Kapolri lainnya.

    Agus menjabat sebagai Kabarhakam Polri sejak 6 Desember 2019. Dia menggantikan Komjen Firli Bahuri yang terpilih sebagai Ketua KPK.

    Pria kelahiran Blora, Jawa Tengah, 16 Februari 1967, itu merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) pada 1989. Agus disebut memiliki pengalaman di bidang reserse.

    Agus meniti karir pertamanya menjadi Pamapta Polres Dairi, Sumatra Utara pada 1990. Agus kerap menjabat jabatan penting di kepolisian wilayah Sumatra.

    Mulai dari Kapolsek Sumbul pada 1992, Kapolsek Parapat pada 1993, Kapolsek Percut Sei Tuan pada 1995, Kapuskodalops Polres Lampung Selatan pada 1997, hingga Kasat Serse Poltaber Medan pada 1999. Agus juga pernah ditugaskan ke Polda Jawa Timur pada 2001-2005, sebelum akhirnya ditarik ke Jakarta.

    Pada 2006, Agus menjabat sebagai Kasat I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya. Kemudian, Agus diangkat sebagai Kapolres Tangerang pada 2007.

    Dia sempat dimutasi ke Sumatra Utara menjadi Direktur Reserse Kriminal Polda Sumatra Utara pada 2009. Agus kembali ditarik ke Bareskrim Polri pada 2011.

    Baca: Arief Sulistyanto, Mengungkap Kasus Munir Hingga Masuk Bursa Calon Kapolri

    Agus kemudian diangkat menjadi Direktur Psikotropika dan Prekursor Deputi Bidang Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) pada 2015. Setahun menjabat, Agus diangkat menjadi Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri pada 2016.

    Kala itu, Agus menangani kasus penistaan agama yang menjerat mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Agus selanjutnya dimutasi menjadi Wakapolda Sumatra Utara pada 2017.

    Satu tahun kemudian, dia diangkat menjadi Kapolda Sumatra Utara. Agus kembali ditarik ke Jakarta untuk menduduki jabatan Kabaharkam Polri hingga sekarang.

    Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menyebut ada lima nama calon Kapolri yang diajukan oleh Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas). Kelima orang ini dianggap memenuhi syarat profesionalitas, loyalitas dan jam terbang.
     
    Kelima nama tersebut, yaitu Gatot dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komnjen Boy Rafly Amar. Selanjutnya, Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Listyo Sigit Prabowo, Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri Komjen Arief Sulistyanto, dan Kepala Badan Pemeliharaan Keamanan Polri Komjen Agus Andrianto.

    (JMS)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id