Sandiaga Diminta Gandeng Epidemolog Sukseskan Program Pariwisata

    Fachri Audhia Hafiez - 03 Maret 2021 18:18 WIB
    Sandiaga Diminta Gandeng Epidemolog Sukseskan Program Pariwisata
    Menparekraf Sandiaga Uno/Istimewa.



    Jakarta: Pengamat kebijakan pariwisata Azril Azahari menilai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekfaf) Sandiaga Salahudin Uno perlu menggandeng ahli menyukseskan program pariwisata saat pandemi covid-19. Khususnya, terkait pariwisata berbasis vaksin (vaccine based tourism) di Bali.

    "Beliau (Sandiaga) masukkan pakar atau orang-orang yang ahli di bidangnya seperti ahli pariwisata dan epidemolog," kata Azril kepada Medcom.id, Rabu, 3 Maret 2021.






    Menurut Azril, para pakar akan memberikan catatan khususnya kebijakan pariwisata berbasis vaksin di Bali. Terlebih, Bali digadang-gadang menjadi pilot project program tersebut.

    Baca: Sandiaga Optimistis Sektor Pariwisata Kembali Bangkit Usai Vaksinasi

    "(Jadi) catatan itu, Pak Sandiaga harus didampingi oleh orang yang bener begitu," ucap Azril.

    Di sisi lain, Azril tak sependapat dengan istilah pariwisata berbasis vaksin. Menuju dia Kemenparekraf harusnya menggunakan jargon medical tourism.

    Medical tourism diyakini akan menarik perhatian wisawatan lokal dan mancanegara. Sebab, ada jaminan berwisata sehat yang diberikan pemerintah Indonesia.

    Ketua Umum Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia (ICPI) ini menuturkan Sandiaga harus memahami makna tourist attraction atau daya tarik wisatawan. Hal itu bermakna bahwa tempat wisata selain unik dan otentik, juga memastikan jaminan layanan kesehatan di setiap destinasinya.

    "Jadi daya tarik bukan daya tarik destinasi, tapi daya tarik bagi wisatawan. Karena teorinya itu tourist attraction," ucap Azril.

    Di sisi lain, protokol kesehatan yang ketat juga harus ditegakkan. Diharapkan, kebijakan tersebut tidak menimbulkan situasi yang semakin buruk di masa pandemi covid-19.

    "Medical tourism konsep bagus sebenarnya, tapi tolong itu dijaga, bahwa tidak antre panjang. Saya lihat antrean di setiap vaksin yang kemarin, kerumunan itu harus dicegah," ucap Azril.

    Menparekfaf Sandiaga Salahudin Uno berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Badung, Bali, menyiapkan program pariwisata berbasis vaksin. Langkah ini dilakukan untuk  membangkitkan kembali pariwisata Bali. 

    Melalui program ini, wisatawan dimungkinkan mendapatkan vaksin covid-19 sekaligus berwisata di Kabupaten Badung. Program ini diwacanakan berjalan setelah program vaksinasi dari pemerintah dan vaksin mandiri berjalan.

    "Pemerintah Kabupaten Badung dan juga Pemerintah Provinsi Bali beserta kami di pemerintah pusat akan mencanangkan program salah satunya pariwisata berbasis vaksin," kata Sandiaga, Sabtu, 13 Februari 2021. 

    (ADN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id