Bursa Panglima TNI Dianggap Tak Ideal, Ada Apa?

    MetroTV - 08 September 2021 03:30 WIB
    Bursa Panglima TNI Dianggap Tak Ideal, Ada Apa?
    Pengamat pertahanan dan analis LAB 45 Andi Widjajanto. Metro TV



    Jakarta: Pengamat pertahanan dan analis LAB 45 Andi Widjajanto mengkritik bursa panglima TNI tahun ini. Proses regenerasi yang kepalang tanggung menjadi alasannya.

    "Jika melihat kondisi sekarang, untuk saya, ketiganya tidak ada yang ideal," kata Andi dalam Prime Talk di Metro TV, Selasa, 7 September 2021.

     



    Pernyataan ini dilihat berdasarkan garis regenerasi Panglima TNI selama masa jabatan Presiden Jokowi. Panglima pertama yang ditunjuk dimulai dari angkatan 1981, bergerak ke 1982, hingga sekarang angkatan 1986.

    "Kalau regenerasinya berjalan baik, mestinya sekarang presiden memiliki opsi ke angkatan 90. Tapi skrg angkatan 87-88 yang akan pensiun sebelum 2024," tuturnya.

    Baca: Panglima TNI Baru Harus Menjalankan Visi Misi Presiden

    Atas pertimbangan tersebut, Andi memprediksi Jokowi akan memilih panglima TNI sebanyak dua kali sampai akhir masa kepemimpinannya di 2024. (Mentari Puspadini)

    (SUR)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id