Evakuasi WNI dari Wuhan Dipuji Asing

    Theofilus Ifan Sucipto - 04 Februari 2020 12:31 WIB
    Evakuasi WNI dari Wuhan Dipuji Asing
    Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto. MI/Ramdani.
    Jakarta: Langkah pemerintah Indonesia menangani virus korona mendapat pujian internasional. Indonesia dinilai rapi dalam mengevakuasi warga dari Wuhan, Hubei, Tiongkok.

    "Media asing mulai memuji apa yang Indonesia kerjakan," kata Menteri Kesehatan Agus Terawan Putranto di Gedung Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Jakarta Pusat, Selasa, 4 Februari 2020.

    Terawan mengatakan Indonesia dinilai teratur dan melaksanakan antisipasi serta evakuasi sesuai prosedur tetap (protap) internasional. "Yang dilakukan Indonesia sudah tepat sesuai yang ditetapkan WHO (Organisasi Kesehatan Dunia)," ujarnya.

    Terawan membandingkan Indonesia dengan Inggris. Dia bilang, Inggris dikritik lantaran sopir yang mengevakuasi warga tidak mengenakan alat pelindung diri (APD) saat membawa warganya ke kawasan militer sejauh 200 kilometer yang menjadi pusat karantina. 

    "Nah Indonesia lengkap semua, memakai keamanan yang baik," ucap Terawan.

    Evakuasi WNI dari Wuhan Dipuji Asing
    WNI dari Wuhan tiba di Bandara Hang Nadim Batam. Foto: Dok Kemenlu

    Dia menegaskan pemerintah bakal rutin berkomunikasi dengan masyarakat Natuna. Hal itu sesuai arahan Presiden Joko Widodo yang meminta agar operasi kemanusiaan di Natuna cepat dan tepat sasaran.

    Pemerintah mengevakuasi 243 warga negara Indonesia (WNI) dari Hubei, Tiongkok. Sebanyak lima di antaranya merupakan tenaga pendahulu utusan pemerintah. 

    Warga yang dipulangkan dari lokasi awal sebaran virus korona langsung dikarantina 14 hari di Natuna, Kepulauan Riau. Pemulangan dilakukan lantaran WHO sudah menerapkan wabah virus korona sebagai status darurat global.

    Angka kematian akibat korona telah mencapai 425 orang dan total infeksi sebanyak 19.550 di seantero Negeri Tirai Bambu hingga Selasa, 4 Februari 2020. Satu kematian akibat korona di luar Tiongkok dilaporkan terjadi di Filipina dan Hong Kong.





    (AGA)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id