Penundaan RUU HIP Dinilai Akan Menunda Konflik

    Media Indonesia.com - 18 Juni 2020 05:12 WIB
    Penundaan RUU HIP Dinilai Akan Menunda Konflik
    Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro. MI/Susanto
    Jakarta: Pakar politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Siti Zuhro, menilai penundaan pembahasan Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP) hanya akan membuat masalah. Seharusnya, RUU HIP dibatalkan dan dihentikan prosesnya.

    "Menunda pembahasan bisa jadi hanya akan menunda konflik," ujar Siti saat dihubungi, Rabu, 17 Juni 2020.

    Siti mengingatkan penggunaan kalimat penundaan pembahasan bermakna ganda. Dia menyebut pembahasan ditunda bisa berarti tidak dilanjutkan atau bakal dibahas lain waktu.

    Ia mengatakan sebagai falsafah hidup bangsa Pancasila sudah final. Pancasila tidak perlu lagi dikemas dalam undang-undang.

    "Pancasila ada dalam preambul Konstitusi (Undang-Undang Dasar 1945) yang merupakan sumber dari segala sumber hukum," ujar Siti.

    (Baca: Penundaan RUU HIP Harus Diisi dengan Dialog Kebangsaan)

    Dia berharap pembahasan RUU dibatalkan. "Bisa jadi bagi pemerintah kosa kata yang tepat digunakan ditunda. Tapi bagi rakyat dan bagi berbagai pihak yang sudah menyampaikan pandangan dan argumentasinya tentang RUU HIP, kata yg tepat adalah dibatalkan dan tidak perlu dilanjutkan dibahas," kata Siti.

    Presiden Joko Widodo tidak akan mengirim surat presiden (supres) terkait pembahasan RUU HIP. Pemerintah masih fokus menangani virus korona (covid-19).
     
    "Pemerintah tidak mengirimkan supres," kata Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD di kantornya, Jakarta Pusat, Selasa, 16 Juni 2020.
     
    Mahfud menuturkan Presiden telah berdiskusi dengan banyak kalangan untuk mempelajari RUU tersebut. Hasilnya, pemerintah memutuskan menunda pembahasan RUU dan meminta DPR berdialog dengan masyarakat.

    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id