Indonesia Diminta Protes Keras Serangan Terhadap TNI di Kongo

    Anggi Tondi Martaon - 25 Juni 2020 10:01 WIB
    Indonesia Diminta Protes Keras Serangan Terhadap TNI di Kongo
    Anggota Komisi I DPR Willy Aditya. Medcom.id/Arga Sumantri
    Jakarta: Pemerintah diminta memprotes keras serangan terhadap personel TNI yang tengah menjalankan tugas sebagai pasukan perdamaian di Kongo. Kejadian itu dianggap sebagai pelanggaran etika berat.

    "Dan desakan agar PBB bertindak secara tegas dan efektif terhadap pelanggaran etika berat ini,” kata Anggota Komisi I DPR Willy Aditya di Jakarta, Kamis, 25 Juni 2020.

    Wakil Ketua Fraksi Partai NasDem di DPR itu menilai PBB perlu memberi tindakan tegas kepada pemerintah Kongo. Minimal, PBB memerintahkan pemerintah Kongo untuk menangkap pelaku penyerangan.

    "Itu harus diusut dan dikejar pelakunya. Kalau Monusco (Misi PBB untuk Perdamaian di Kongo) menyebutkan penyerangnya, harus dikejar,” ujar dia.

    Willy menegaskan pasukan TNI yang tergabung dalam misi perdamaian internasional dihormati karena memelihara prinsip kemanusiaan. Semua pihak yang bertikai seharusnya memahami itu.

    “Jangan sampai hal seperti ini membuat organisasi internasional makin diragukan di saat ada negara-negara yang mulai dengan sengaja tidak menghormati standar etik internasional,” tutur dia.

    Baca: Pemerintah Diminta Ajukan Investigasi Kematian Pasukan Perdamaian di Kongo

    Wakil Ketua Badan Legislasi DPR itu juga meminta pemerintah memberikan penghargaan kepada Serma TNI Rama Wahyudi, prajurit TNI yang gugur akibat serangan tersebut. Pemerintah juga diminta memperhatikan nasib keluarga yang ditinggalkan.

    "Ini harus dipikirkan (nasib keluarga Serma TNI Rama), karena jelas-jelas TNI yang gugur dalam bertugas atas nama negara. Ini salah satu mekanisme yang harus kita perbaiki bersama,” ujar dia.

    (AZF)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id