Alasan Luhut Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Penasihat Golkar

    Desi Angriani - 15 Januari 2020 19:55 WIB
    Alasan Luhut Ditunjuk Jadi Ketua Dewan Penasihat Golkar
    Ilustrasi: Medcom.id
    Jakarta: Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menunjuk Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan sebagai ketua Dewan Penasihat. Luhut dinilai berpengalaman di bidang politik, memiliki jaringan yang luas, dan kerap menjembatani konflik.

    "Ya tentu Pak Luhut salah satu kader Golkar yang punya kebijakan," kata Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu, 15 Januari 2020.

    Menurut dia, Luhut dipilih karena sudah senior di Partai Golkar. Dia tak ragu memasang mantan Kepala Staf Presiden itu di jajaran Dewan Penasihat Golkar. 

    "Karena kan Pak Luhut kader Golkar dan memang (Golkar) membutuhkan penasihat untuk banyak hal," ungkap Menteri Koordinator Bidang Perekonomian itu.

    Airlangga menambahkan eks Wakil Presiden Jusuf Kalla tak masuk dalam pengurus Golkar. Namun, saran dan masukan dari Kalla tetap diperlukan.

    "Beliau sebagai senior Partai Golkar yang setiap saat memberikan masukan dan ada beberapa tokoh-tokoh dekat dengan beliau yang ditugaskan di Partai Golkar. Beliau menugaskan," jelas Airlangga.

    Terdapat lima dewan dalam susunan pengurus Golkar. Hal ini meliputi Dewan Pembina, Dewan Kehormatan, Dewan Penasihat, Dewan Pakar, dan Dewan Etik. Dewan ini dipimpin tokoh senior Golkar.

    Aburizal Bakrie menjadi ketua Dewan Pembina dan Luhut Binsar memimpin Dewan Penasihat. Agung Laksono sebagai ketua Dewan Pakar, Akbar Tandjung sebagai ketua Dewan Kehormatan, dan Mohammad Hatta sebagai ketua Dewan Etik. Bambang Soesatyo sebagai wakil ketua umum dan Airin Rachmi Diany sebagai ketua DPP Golkar.



    (OGI)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id