Kritik PBNU Terkait UU Ciptaker, Mulai Pendidikan Hingga Sertifikasi Halal

    Anggi Tondi Martaon - 09 Oktober 2020 12:24 WIB
    Kritik PBNU Terkait UU Ciptaker, Mulai Pendidikan Hingga Sertifikasi Halal
    Ilustrasi/Medcom.id
    Jakarta: Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) mengkritik beberapa ketentuan Undang-Undang Cipta Kerja (UU Ciptaker). Hal pertama yang dikritik yakni terkait komersialisasi pendidikan pada Pasal 65 UU Ciptaker.

    Ketua PBNU Said Aqil Siroj menyebut pasal ini menjerumuskan pendidikan Indonesia ke dalam kapitalisme. Hal ini dapat mengancam hak seluruh warga negara mengakses pendidikan.

    "Pada gilirannya pendidikan terbaik hanya bisa dinikmati oleh orang-orang berpunya," kata Said dalam keterangan tertulis, Jumat, 9 Oktober 2020.

    Ketentuan kedua yang dikritik yakni pengaturan sektor ketenagakerjaan menyangkut pekerja kontrak waktu tertentu (PKWT) dan alih daya (outsourcing). Penghapusan jangka waktu PKWT paling lama tiga tahun mengancam status pekerja menjadi kontrak sepanjang berlangsungnya industri.

    Selain itu, PBNU juga menyoroti pengurangan komponen hak-hak pekerja. Seperti uang pesangon, uang penghargaan, dan uang penggantian.

    Baca: NU Sarankan Pedemo Bertarung di Ranah Hukum

    "Mungkin menyenangkan investor, tetapi merugikan jaminan hidup layak bagi kaum buruh dan pekerja," ungkap dia.

    UU Ciptaker juga dianggap mengancam lingkungan hidup dan mengabaikan ketahanan energi. Aturan ini tersebut dianggap memberikan ruang kepada pelaku usaha tambang untuk mengekstraksi cadangan mineral hingga habis. 

    "Ketentuan ini mengabaikan dimensi konservasi, daya dukung lingkungan hidup, dan ketahanan energi jangka panjang," sebut dia.

    Pemerintah bahkan mendispensasi penggunaan jalan umum untuk kegiatan tambang. Hal ini dapat merusak fasilitas umum yang dibangun dengan uang rakyat.
     

    Halaman Selanjutnya
    Selanjutnya, UU Ciptaker… …
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id