Baleg Tuntaskan 3.172 DIM Ciptaker

    Media Indonesia.com - 30 Juli 2020 12:00 WIB
    Baleg Tuntaskan 3.172 DIM Ciptaker
    Ilustrasi DPR. Medcom.id
    Jakarta: Badan Legislasi (Baleg) DPR telah menuntaskan 3.172 daftar inventarisasi masalah (DIM) Rancangan Undang-Undang Cipta Kerja (Ciptaker). Pembahasan ribuan DIM dilakukan di tengah masa reses DPR.

    "Tersisa 3.480 DIM (untuk dibahas)," kata Ketua Baleg Supratman Andi Agtas dikutip dari Media Indonesia, Kamis, 30 Juli 2020.

    Dia meyakini pembahasan 1.430 DIM di antaranya bakal cepat. DIM hanya bersifat perubahan redaksional.

    Supratman mengungkapkan Baleg telah menyepakati empat hal terkait omnibus law ciptaker. Pertama, substansi kata izin yang tertuang dalam DIM akan diganti menjadi perizinan berusaha.

    (Baca: Pembahasan RUU Saat Reses Tak Langgar Aturan)

    Ini untuk semakin mempermudah integrasi kelompok kategori perzinan berusaha. DIM pembahasan kelompok kategori perizinan berusaha berjumlah 251 DIM.

    Kedua, Baleg menyepakati konversi kelompok kewenangan teknis menteri, kepala lembaga, dan kepala daerah menjadi kewenangan pemerintah pusat. Terdapat 371 DIM yang membahas hal tersebut.

    Ketiga, Baleg menyepakati DIM konversi peraturan pelaksanaan yang sebelumnya diatur melalui peraturan daerah dan peraturan menteri disatukan menjadi peraturan pemerintah. Terdapat 201 DIM yang dibahas Baleg untuk klaster itu.

    “Kelompok keempat, DIM yang cakupannya terkait penyidik PNS, sebanyak 464 DIM yang kita sudah putuskan. Jadi, tadinya penyidikan semua oleh penyidik PNS, tapi kita kembalikan kepada norma undang-undang existing yang ada sekarang." papar dia.


    (REN)


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id