Penunjukan Luhut Tangani Covid-19 Dinilai Politis

    Anggi Tondi Martaon - 16 September 2020 13:30 WIB
    Penunjukan Luhut Tangani Covid-19 Dinilai Politis
    Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. Medcom.id/Annisa Ayu Artanti
    Jakarta: Langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) menunjuk Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan sebagai penanggung jawab penanganan covid-19 di sembilan provinsi dikritik. Penunjukan itu dinilai politis.

    "Itu lebih diwarnai kepentingan politis doang," kata pengamat kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, kepada Medcom.id, Rabu, 16 September 2020.

    Menurutnya, tugas Luhut sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi tidak berkaitan dengan penanganan covid-19. Apalagi, latar belakang Luhut bukan di bidang kesehatan masyarakat.

    "Karena di luar kompetensinya, di luar tupoksi (tugas pokok dan fungsi). Kan beliau itu maritim dan investasi," kata dia.

    Jokowi juga dianggap banyak salah menunjuk pejabat yang bertugas di Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN). Tidak ada sosok yang berlatar belakang kesehatan masyarakat mengisi pucuk pimpinan komite.
     
     

    Ketua KPCPEN diisi oleh Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Ketua Pelaksana ditempati oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir. Sementara untuk Wakil Ketua Pelaksana dijabat oleh Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) TNI Jenderal Andika Perkasa dan Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

    Baca: Penunjukan Luhut Tangani Covid-19 Dinilai Kurang Tepat

    Sementara itu, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 dipegang oleh Kepala BNPB Doni Monardo yang berlatar belakang TNI. Ketua Satgas PEN dijabat Wakil Menteri BUMN Budi Gunadi Sadikin.

    "Kan itu tidak ada hubungannya dengan kesehatan semua," ucap dia.

    Dia menyayangkan keputusan Jokowi. Menurut dia, Kepala Negara harus akuntabel dalam menunjuk pejabat.

    "Apa dasar penunjukan itu kan harus jelas. Kedua persoalan akuntabilitas publik ketika dia mengerjakan bagaimana," tegas dia.

    (JMS)
    • Halaman :
    • 1
    • 2
    Read All


    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Komentar

    LOADING
    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id