109 Orang Ditolak Masuk Indonesia

    Nur Azizah - 17 Februari 2020 13:04 WIB
    109 Orang Ditolak Masuk Indonesia
    Ilustrasi virus korona. Foto: Medcom.id
    Jakarta: Sebanyak 109 orang yang hendak masuk Indonesia ditolak. Mereka terdiri dari warga negara asing dan warga negara Indonesia yang masuk lewat jalur udara dan laut. 

    "Karena berdasarkan asesmen paspor mereka pernah tinggal 14 hari di Mainland (Tiongkok)," beber Direktur Jenderal Izin Tinggal Imigrasi Bambang Widodo di Kantor Staf Presiden, Jakarta Pusat, Senin, 17 Februari 2020.

    Widodo memaparkan 85 orang ditolak masuk di Bandara I Gusti Ngurah Rai, Bali; 13 orang di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, lima orang di Bandara Juanda, Surabaya; dan lima orang di Bandara Kualanamu, Medan. 

    "Lalu, di laut kita tolak di Batam Trade Center sebanyak satu orang," kata Widodo. 

    Dia menuturkan periode penolakan terjadi sejak akhir Januari 2020 hingga 17 Februari 2020. Mereka yang ditolak masuk diminta kembali. 

    "Langsung disuruh pulang," kata dia. 

    109 Orang Ditolak Masuk Indonesia
    Direktur Jenderal Izin Tinggal Imigrasi Bambang Widodo. Foto: Medcom.id/Nur Azizah

    Indonesia menghentikan sementara kebijakan bebas visa bagi warga negara Tiongkok. Keputusan ini diambil Presiden Joko Widodo saat rapat terbatas dengan menteri Kabinet Indonesia Maju di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur.
     
    "Kebijakan pemberian fasilitas bebas visa kunjungan dan visa on arrivals untuk warga negara Tiongkok yang bertempat tinggal di Mainland China untuk sementara dihentikan," kata Menteri Luar Negeri Retno Marsudi usai rapat terbatas dengan Presiden di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Minggu, 2 Februari 2020.
     
    Pemerintah juga meminta penerbangan langsung dari dan menuju Tiongkok ditunda sementara sejak Rabu, 5 Februari 2020, pukul 00.00 WIB. Semua pendatang yang tiba dari Tiongkok untuk sementara tidak diizinkan masuk dan transit di Indonesia.

    Kebijakan ini diambil berdasarkan peringatan organisasi kesehatan dunia (WHO) yang mengeluarkan status darurat global peneyebaran virus korona.  Angka kematian akibat virus korona Covid-19 di Tiongkok mencapai 1.765 per Senin 17 Februari 2020. 

    Total infeksi di Tiongkok mencapai sedikitnya 70.400. Sebagian besar kasus virus korona terjadi di Hubei, sejak kali pertama terdeteksi akhir Desember 2019.





    (REN)

    Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?

    Cara untuk mendapatkan Berita terbaru dari kami.

    Ikuti langkah berikut ini untuk mendapatkan notifikasi

    1. Akses Pengaturan/Setting Browser Anda
    2. Akses Notifications pada Pengaturan/Setting Browser Anda
    3. Cari https://m.medcom.id pada List Sites Notifications
    4. Klik Allow pada List Notifications tersebut

    Anda Selesai.

    Powered by Medcom.id